Ikuti kami

Antisipasi Bencana Banjir, Brimob Bersama Basarnas dan BPBD Telusuri Sungai Bener Meriah

Lingkungan

Antisipasi Bencana Banjir, Brimob Bersama Basarnas dan BPBD Telusuri Sungai Bener Meriah

MERDEKABICARA.COM | BENER MERIAH – Personel Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor beserta tim Basarnas Bener Meriah dan BPBD Bener Meriah melakukan penyusuran Sungai, Bener Meriah. Senin (17/02/20) siang.

Kegiatan penyusuran Sungai ini dimaksud sebagai tindak lanjut arahan dari Kepala BNPB terkait informasi BMKG tentang peringatan dini potensi hujan mulai dari tanggal 16-21 Februari 2020.

Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Suheru, S.IK, M.H., melalui Danki 3 Yon B Pelopor Satbrimobda Aceh Iptu Yhsan Satianul Asba menerangkan bahwa “pelaksanaan penyusuran sungai tersebut dimulai pukul 13.30 Wib dari Kampung Kanis Kec. Mesidah dan berakhir sekira pukul 17.10 Wib di Kampung Tembolon Kec. Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah dengan menggunakan perahu karet,” kata Yhsan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memantau, mengawasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir luapan maupun banjir bandang serta bencana longsor yang diakibatkan oleh kerusakan hutan maupun sampah yang menghambat aliran sungai,” ucap Yhsan.

“Dari hasil penyusuran dan pemantauan sungai sejauh 23 Km dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas diperoleh data antara lain ketinggian air sungai berkisar antara 70 – 180 cm, dengan debit air 2.000 sampai dengan 2.500/detik,” ujar Danki.

“Ketua Tim Basarnas Bener Meriah menambahkan, apabila kondisi potensi bencana terlihat cukup signifikan, diharapkan agar tim segera bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi warga untuk mengurangi resiko bencana,” kata Ketua Tim.

“Disisi lain, Kepala BPBD Bener Meriah menghimbau kepada seluruh elemen dan Instansi baik TNI-Polri untuk aktif berkordinasi dengan BMKG dan PVMBG/Dinas ESDM/Dinas PU Provinsi/Kabupaten/Kota dan stakeholder lainnya untuk mendapatkan informasi ancaman dan menyampaikan informasi peringatan dini tentang bahaya banjir/longsor sampai kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah resiko tinggi bencana banjir dan tanah longsor,” himbaunya. {}

Komentar
Continue Reading
Baca juga...

Lainnya dalam Lingkungan

To Top