MEREEKABICARA.COM | ACEH TAMIANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap fasilitas kesehatan yang terdampak bencana alam, PT Paramount Bed Indonesia bersama distributor wilayah Aceh-Sumut, PT Global Sembilan Karya, menyalurkan bantuan fasilitas medis ke tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang pada Kamis (22/1/2026).
Rangkaian penyerahan bantuan diawali di RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan berupa 2 unit bed ICU, 2 unit bed pasien elektrik, 30 unit matras medis, serta berbagai suku cadang (sparepart) bed pasien diterima langsung oleh Direktur RSUD, dr. Andika Putera.
Di hari yang sama, tim bergerak ke RSUD Kota Langsa. Di sana, bantuan berupa 2 unit bed ICU, 5 unit matras, dan suku cadang diserahkan kepada Kabag Perencanaan, Ibu Khalisna. Perjalanan berakhir di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah, Peureulak, Aceh Timur, di mana Direktur RSUD, dr. Rita Rosti, M.Kes, menerima bantuan serupa berupa 2 unit bed ICU, 5 unit matras, dan suku cadang.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh M. Rhomi Arfansyah (Area Manager PT Global Sembilan Karya) bersama Yogantara Ramadhan (Supervisor PT Paramount Bed Indonesia wilayah Aceh-Sumut).
Direktur PT Global Sembilan Karya, Ir. Zakaria A. Ghani, saat dikonfirmasi via telepon pada Minggu (25/1), menegaskan bahwa aksi ini merupakan komitmen perusahaan untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pasca banjir.
“PT Global Sembilan Karya dan PT Paramount Bed Indonesia berkomitmen penuh untuk membantu rumah sakit yang terkena dampak banjir. Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu karena kerusakan fasilitas,” ujar Zakaria.
Lanjut Zakaria, selain memberikan unit baru, bantuan juga difokuskan pada perbaikan teknis. Tim teknisi dikerahkan untuk memperbaiki bed pasien yang rusak akibat terendam air serta melakukan penggantian suku cadang agar fasilitas yang ada dapat berfungsi kembali secara optimal.
Diharapkan dengan adanya bantuan ini, kapasitas ruang ICU dan kenyamanan pasien di ketiga rumah sakit tersebut dapat segera pulih, mengingat peran vital fasilitas tersebut bagi masyarakat di wilayah timur Aceh, pungkasnya. {}



