• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Januari 28, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Gaya Hidup

Telegram Latah Ikutan Facebook

17 Agustus 2019
Reading Time: 1 min read
A A
Ilustrasi

Ilustrasi

MERDEKABICARA.COM – Jika Facebook memiliki mata uang digital Libra, Telegram tak mau kalah. Aplikasi pesan singkat itu segera mempunyai platform blockchain sendiri.

Platform mata uang digital milik mereka, diberi nama Telegram Open Network atau TON. Aset digital yang digunakan, disebut dengan nama Gram.

Gram dapat dibeli melalui startup blockchain di Asia Tenggara, Tokenomy. Chief Executive Officer Gram Asia, Dongbeom Kim, mengumumkan soal kerja sama mereka dengan Tokenomy.

“Dalam kerja sama dengan Tokenomy, kami dengan senang hati menawarkan kepada 260 juta pengguna dari Indonesia, akses istimewa dalam ekosistem Telegram Open Network.” ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu 17 Agustus 2019.

Penjualan mata uang itu akan dilakukan pada 19 Agustus, dan berlangsung kurang lebih dua minggu. Jika berminat, kamu bisa membelinya di Tokenomy Launchpad.

Telegram Open Network disebut bisa menyelesaikan kerumitan proses membeli, menyimpan dan mengirim aset digital. Selain itu, platform ini diklaim dirancang cepat, aman, terukur serta bisa menangani jutaan transaksi per detiknya.

TON menjadikan Telegram sebagai aplikasi yang multifungsi. Artinya, platform itu tidak lagi hanya memiliki layanan pengiriman pesan.

 

Sumber :Viva.co.id

 

SendShareTweet
Next Post
Ilustrasi

Ekonom: Biaya Produksi Ayam Lokal Mahal

Rekomendasi

FAKSI Minta KPK Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Skala Besar di Aceh Timur

5 tahun ago

Kasus Pengurangan Kadar Emas di Banda Aceh, Kuasa Hukum Minta Tangguhkan Penahanan Terdakwa

4 tahun ago

Trending

  • PIM Santuni 700 Anak Yatim Desa Lingkungan Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaringan Pengembangan SDM Pertanian Harus Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Goura Victoria, Spesis Terbesar Burung Merpati, Si Pemalu yang Bermahkota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Pasca Banjir, PT Paramount Bed Indonesia dan PT Global Sembilan Karya Salurkan Donasi Bed ICU ke Tiga RSUD di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Satya Agung Klarifikasi Terkait Pemberitaan di Media Online, Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In