• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sport

Dampak Perang Saudara, FIFA Hukum Croasia

12 Desember 2022
Reading Time: 1 min read
A A
fan tim croasia / youtube

fan tim croasia / youtube

fan tim croasia / youtube

MERDEKA BICARA – QATAR – Organisasi induk sepak bola, FIFA menghukum Kroasia karena pendukunnya menghina pemain dari neggera lain. Sikap tercela itu adalah  xenofobia atau kebencian terhadap orang dari negara lain, yang ditujukan Milan Borjan kiper Kanada.

Hukuman tersebut diberikan oleh FIFA  pada Rabu (7/12/2022), akibat nyanyian fan Croasia yang bermuatan kebencian.

Akibatnya, Asosiasi Sepak Bola Kroasia (HNS) dipaksa untuk membayar denda sebesar sekitar Rp830 juta rupiah ( 5.000 Swiss Franc . “Berkaitan dengan  tingkah suporter selama pertandingan Piala Dunia antara Kroasia vs Kanada pada 27 November,” tulis  laman resmi FIFA.

Dalam pertadingan yag berlangsung di Doha itu, suporter Kroasia secara verbal menyerang Borjan. Kebencian tersebut diyanyikan selama berlangsung.

Kiper timnas Kanada, Milan Borjan,  berdarah dan beretnik Serbia. Milan  lahir di Kroasia namun mengungsi dari  negara Croasia  ketika masih anak-anak, ketika sedang terjadi perag saudara di wilayah Balkan.

Selain menghina secara veral, Pendukung Kroasia juga membentangkan spanduk.  Salah satu spaduk bertuliskan tentang   operasi militer tahun 1995, yaitu masa  akhir perang kemerdekaan Kroasia. Selama dan setelah operasi meliter tersebut, lebih dari  dua ratus ribu warga etnik Serbia meninggalkan Croasia, termasuk keluarga Milan Borjan.

sumber      : FIFA 

Tags: BOLAFIFAHUKUMANWORD CUP
SendShareTweet
Next Post

Peserta Bimtek Wirausaha Pemula Dinas Koperasi Aceh: Motivasi Kami Menggeluti Dunia Usaha

Rekomendasi

Israel Umumkan Pengidap Corona Bertambah Jadi 50 Orang

6 tahun ago

DILAN (Didi & Dahlan) Pimpin PII Kota Lhokseumawe

4 tahun ago

Trending

  • poto dok.ist

    PN Jantho Lantik Tiga Panitera Muda, Ada Pesan Penting yang Disampaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Narasi dan Arah Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Hanya Bantu Korban Banjir, PT Satya Agung Juga Salurkan CSR untuk Sarana Ibadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujud Kepedulian, Perta Arun Gas Sebar 1.000 Paket Kebaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Mahyuzar Serahkan Bantuan 750 Paket Ikan Segar di Dewantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In