• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Pelabuhan Tripoli Diserang, Libya Tarik Diri dari Negosiasi Militer

20 Februari 2020
Reading Time: 1 min read
A A
Pelabuhan Tripoli Diserang (Foto reuters)

Pelabuhan Tripoli Diserang (Foto reuters)

MERDEKABICARA.COM | TRIPOLI – Menyusul serangan di Pelabuhan Tripoli yang di lakukan oleh pasukan Haftar pada hari Selasa, pemerintah Libya yang diakui PBB (GNA) menarik diri dari negosiasi militer yang diselanggarakan oleh PBB di Jenewa.

Lewat sebuah pernyataan, Dewan Kepresidenan GNA mengumumkan penangguhan partisipasi GNA dalam perundingan gencatan senjata untuk sementara waktu.

Negosiasi itu pun dihentikan sampai ada sikap tegas terhadap pasukan Khalifa Haftar yang berbasis di Libya Timur.

Menurut dewan, pelabuhan itu digunakan oleh warga untuk menerima kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan.

Dewan juga menekankan bahwa jika komunitas internasional benar-benar menginginkan stabilitas di Libya, maka gencatan senjata harus direalisasikan.

Direktorat Pelabuhan GNA mengatakan pasukan Haftar menyerang Pelabuhan Tripoli dengan rudal pada Selasa.

Sejak lengser dan wafatnya Muammar Khaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan muncul di Libya, satu di Libya Timur yang dikuasai Khalifa Haftar, dan satu lagi di Tripoli yang diakui oleh PBB dan komunitas internasional.

GNA telah menghadapi serangan Haftar sejak April lalu yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang tewas.

 

Sumber: aa

SendShareTweet
Next Post
Ketua KPA Wilayah Samudera Pase, Tgk Zulkarnaini bin Hamzah

KPA/PA Samudera Pase Peringati Maulid Akbar di Landing Lhoksukon

Rekomendasi

Jelang Libur Lebaran 2023, PIM Jamin Ketersediaan Stok Pupuk Subsidi

3 tahun ago

KLHK Dorong Peningkatan Kinerja Pemulihan Gambut di Areal Perkebunan

6 tahun ago

Trending

  • Dr (C). Ir. Muhammad Hatta Raih JMSI & PWI Awards 2026 sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Bumi Flora Tempuh Jalur Hukum Usai Kantor Manajemen Dibakar Dalam Demo Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah Strategis Distan Aceh Utara Ubah Perempuan Tani Jadi Pengusaha Tangguh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riau dan Papua Sudah Punya Model, Aceh Kapan Punya Strategi Kepemilikan SDA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Tak Transparan, Data Bansos Banjir Keude Geudong Terancam Digugat Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In