• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Januari 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Dirjen WHO: Wabah Corona Belum Jadi Darurat Kesehatan Global

25 Januari 2020
Reading Time: 1 min read
A A

MERDEKABICARA.COM | SWISS – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk mengumumkan virus baru yang muncul di China sebagai “darurat kesehatan global”.

“Ini memang darurat di China, tetapi belum menjadi darurat global,” jelas Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers usai pertemuan komite darurat di Jenewa.

“Kami belum mengetahui sumber virus dan tidak sepenuhnya memahami tingkat keparahan klinisnya,” kata dia lagi.

China sudah mengambil tindakan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut dan komite WHO menyatakan siap untuk berkumpul kembali tergantung situasinya.

Virus korona, yang juga dikenal sebagai 2019-nCoV, pertama kali diidentifikasi pada bulan Desember di Wuhan, China dan telah menyebar ke beberapa negara di Asia seperti Thailand, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam.

Hingga saat ini, virus itu telah menyebabkan 881 orang di China terinfeksi, dimana 26 orang di antaranya meninggal dunia.

Orang yang terjangkit virus itu menunjukkan gejala penyakit umum seperti demam, batuk, dan sesak napas.

Dalam kondisi lebih parah, virus korona dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan angkut, gagal ginjal, hingga kematian.

Pada Kamis, otoritas China memberhentikan seluruh layanan transportasi publik dari dan ke Kota Wuhan untuk memerangi virus mematikan tersebut.

Huanggang, sebuah kota di sebelah timur Wuhan, juga menyetop layanan bis dan kereta api serta mengimbau warganya untuk tidak meninggalkan kota itu.

 

Sumber : aa

SendShareTweet
Next Post

Menko Polhukam: Kasus Semanggi I dan II Tidak Ada Tenggat Waktu

Rekomendasi

Motivasi Siswa, Polisi Imbau Disiplin Waktu

6 tahun ago

Turki Selamatkan 50 Pencari Suaka di Lepas Pantai Izmir

6 tahun ago

Trending

  • Satreskrim Polres Pidie Bongkar Aksi Pencurian Beruntun di Belasan Sekolah, Pelaku Ditangkap di Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PIM Santuni 700 Anak Yatim Desa Lingkungan Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaringan Pengembangan SDM Pertanian Harus Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Satya Agung Klarifikasi Terkait Pemberitaan di Media Online, Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim PkM Tanggap Darurat Bencana PNL Salurkan Bantuan dan Layanan Administrasi bagi Korban Banjir Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In