Ikuti kami

Kakanwil Kemenag Aceh Paparkan Launching Program Wakaf Tunai

Sosmas

Kakanwil Kemenag Aceh Paparkan Launching Program Wakaf Tunai

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH – Tim Audit Kinerja dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI tiba di Banda Aceh dan langsung melakukan pertemuan dengan seluruh pejabat dan ASN Kemenag Aceh di aula lantai 2 Kanwil, Selasa (3/12).

Kedatangan Tim Audit Irjen Kemenag RI tersebut dalam rangka evaluasi akhir tahun, audit kinerja berbasis tugas dan fungsi, yang terdiri dari 2 tim.

Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H.M. Daud Pakeh, menyampaikan sambutan sekaligus membuka pertemuan bersama Tim Audit Irjen tersebut.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan mengenai Wakaf Market yang diperuntukan sebagai pelayanan kepada masyarakat, “di mana barang yang dijual di wakaf market harganya lebih murah dari tempat lain dengan maksud agar pelanggan yang datang semakin banyak dan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak,” ujar Kakanwil.

Dihadapan tim auditor, Kakanwil memaparkan bahwa keuntungan dari Wakaf Market ini nantinya akan di fokuskan ke pendidikan dan madrasah.

“Keuntungan wakaf market akan diberikan untuk pendidikan anak-anak cerdas yang ada dimadrasah yang keluarganya kurang mampu, dan di Kemenag Aceh Tengah telah dibangun Ikhmal Market hasil dari wakaf tunai uang,” jelasnya.

Selanjutnya Kakanwil juga menyampaikan mengenai program wakaf yang akan segera dilaksanakan di Kanwil, nantinya setiap bulan para pegawai menyisihkan sebagian uangnya untuk diwakafkan.

“Hal ini tidak bersifat memaksa, hanya bagi siapa yang berkeinginan saja, kalau tidak mau tidak masalah,” pungkas Kakanwil.

Lauching Program Wakaf Tunai akan dilaksanakan Besok, Rabu (4/11) di Kanwil Kemenag Aceh.

Di kesempatan yang sama ia juga membahas mengenai Toleransi dan kebersamaan di Kemenag Aceh. “Toleransi yang sudah terjalin dengan baik ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja ASN di lingkungan kerja,” sebut Daud Pakeh.

Selanjutnya sambutan dari perwakilan Irjen, Farid Ma’ruf menyatakan bahwa tim dari Pusat mendatangkan 2 tim audit.

“Audit jangan dianggap hal yang menakutkan dan menegangkan akan tetapi anggaplah sebagai evaluasi untuk menyempurnakan dan melengkapi hal yang kurang agar menjadi lebih baik, itulah perlunya ada audit.” jelas Farid Ma’ruf.

Diharapkan para pegawai dapat bekerja sama dengan baik, mempersiapkan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Semua pihak mampu berkontribusi dengan baik agar dapat dinilai dan bisa dilakukan perbaikan, ungkap Farid Ma’ruf. (MB)

Komentar
Continue Reading
Baca juga...

Lainnya dalam Sosmas

To Top