Home / Sosmas / Loyo Rp4.500 Per Gram, Waktu Tepat Belanja Emas Antam
Ilustrasi

Loyo Rp4.500 Per Gram, Waktu Tepat Belanja Emas Antam

MERDEKABICARA.COM – Harga emas naik tipis pada perdagangan Jumat pagi, setelah kemarin turun karena data ekonomi Amerika Serikat, yang kuat dan menguatkan dolar. Naiknya data inflasi dan tenaga kerja AS, menenangkan pasar atas kekhawatiran ekonomi AS.

Dilansir dari CNBC, pada Jumat 12 April 2019, harga emas di pasar spot naik sekitar 0,1 persen ke level US$1.293,19 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS, naik 0,3 persen ke level US$1.296,6 per ons.

Baiknya data ekonomi AS, terlihat dari aplikasi untuk tunjangan pengangguran yang turun ke level terendahnya. Sehingga, menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja dan melemahnya ekspektasi perlambatan ekonomi yang tajam.

Emas Domestik

Sementara itu, harga emas dalam negeri produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam pada Jumat 12 April 2019, dibanderol seharga Rp660 ribu per gram. Harga itu, turun Rp4.500 per gram dibandingkan harga kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp587 ribu per gram, atau turun Rp4.000 per gram dibandingkan harga kemarin.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,12 juta, 10 gram Rp6,17 juta, 25 gram Rp15,33 juta, dan 50 gram Rp30,58 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,1 juta, 250 gram Rp152,5 juta, dan emas 500 gram Rp304,8 juta.

Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp354,5 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp609,6 juta.

Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,84 juta dan Rp13,13 juta.

Adapun untuk pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk ukuran satu gram, tiga gram, dan 1.000 gram tidak tersedia. Selanjutnya, untuk emas ukuran lima gram, 250 gram dan 500 gram hanya ada di Butik Logam Mulia.

 

Sumber  : Viva.co.id

Komentar

Baca juga

KPK Tetapkan Dirut PLN Sofyan Basir Tersangka

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan …