• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Palestina Serukan Kepada Negara Arab dan Muslim Boikot ‘Kesepakatan Abad Ini’

29 Januari 2020
Reading Time: 1 min read
A A
Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina, Nabil Abu Rudeineh. (Foto: Ist)

Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina, Nabil Abu Rudeineh. (Foto: Ist)

MERDEKABICARA.COM | PALESTINA – Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina Nabil Abu Rudeineh meminta semua duta besar negara-negara Arab dan Muslim yang diundang ke upacara tersebut untuk tidak hadir, lansir kantor berita Palestina WAFA.

Pekan lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan rival politiknya Benny Gantz pada Selasa.

Trump mengatakan dia yakin rencana perdamaian itu bisa berhasil dan menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan Palestina secara singkat tentang hal itu.

Media Israel, Saluran 12 dan 13, mengatakan rencana Trump akan mengakui kedaulatan Israel atas hampir semua permukiman di Tepi Barat, yang ilegal menurut hukum internasional.

Pengakuan itu akan secara efektif memindahkan perbatasan Israel yang diakui AS lebih jauh ke timur memasuki wilayah Palestina dan kedaulatan Israel akan diakui atas seluruh Yerusalem, yang diharapkan Palestina menjadi ibu kota negara.

Rencana itu juga akan mengakui negara Palestina yang didemiliterisasi di kemudian hari, tetapi para pejabat Palestina kemungkinan besar tidak akan menerima rencana itu.

Menurut Channel 12, rencana tersebut akan menuntut perlucutan senjata Hamas dan pengakuan Palestina atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

 

Sumber: aa

SendShareTweet
Next Post

Senator Asal Aceh Sebut Pemerintah Gagal Jalankan UU Desa

Rekomendasi

EO Lokal Sukses Gelar Debat Kedua Calon Walikota dan Wakil Walikota Lhokseumawe

2 tahun ago

Hadiri Pelantikan IGI, Sekda Aceh Utara Minta Wujudkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru

4 tahun ago

Trending

  • Di Hadapan Masyarakat Tanah Luas, Pak Tam Keluhkan Masalah Honor Konten Bupati Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Pemdes Ceubrek Berbagi BLT dan Santuni Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNL Mengganas di IPEC 2026 Surabaya, Sukses Boyong 4 Medali ke Kampus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammad Irfan Resmi Jabat Sekretaris Camat Tanah Luas Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suara Menarik Perhatian, Komunikasi Menggerakkan Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In