• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Palestina Serukan Kepada Negara Arab dan Muslim Boikot ‘Kesepakatan Abad Ini’

29 Januari 2020
Reading Time: 1 min read
A A
Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina, Nabil Abu Rudeineh. (Foto: Ist)

Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina, Nabil Abu Rudeineh. (Foto: Ist)

MERDEKABICARA.COM | PALESTINA – Juru bicara Kepresidenan Negara Palestina Nabil Abu Rudeineh meminta semua duta besar negara-negara Arab dan Muslim yang diundang ke upacara tersebut untuk tidak hadir, lansir kantor berita Palestina WAFA.

Pekan lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan rival politiknya Benny Gantz pada Selasa.

Trump mengatakan dia yakin rencana perdamaian itu bisa berhasil dan menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan Palestina secara singkat tentang hal itu.

Media Israel, Saluran 12 dan 13, mengatakan rencana Trump akan mengakui kedaulatan Israel atas hampir semua permukiman di Tepi Barat, yang ilegal menurut hukum internasional.

Pengakuan itu akan secara efektif memindahkan perbatasan Israel yang diakui AS lebih jauh ke timur memasuki wilayah Palestina dan kedaulatan Israel akan diakui atas seluruh Yerusalem, yang diharapkan Palestina menjadi ibu kota negara.

Rencana itu juga akan mengakui negara Palestina yang didemiliterisasi di kemudian hari, tetapi para pejabat Palestina kemungkinan besar tidak akan menerima rencana itu.

Menurut Channel 12, rencana tersebut akan menuntut perlucutan senjata Hamas dan pengakuan Palestina atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

 

Sumber: aa

SendShareTweet
Next Post

Senator Asal Aceh Sebut Pemerintah Gagal Jalankan UU Desa

Rekomendasi

Rapa’i Aceh Tampil Spektakuler Pada Pembukaan ACIRAF 2018

8 tahun ago

Kemenag Aceh Berlakukan Kerja dari Rumah dengan Sistem Shift Mulai 26 Maret

6 tahun ago

Trending

  • PNL Gemilang di Panggung Nasional, 6 Finalis Sapu Bersih Juara KMIPN VIII 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemuda Kompas Aceh Utara Go Internasional! Muhammad Refi, Berkiprah di Changemaker Youth Leadership Camp 2026 Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng PDGI, Bunda PAUD Lhokseumawe Hibur Anak-Anak Terdampak Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Robot Cakra Donya PNL Juara 1 Elektro Expo Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In