MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Camat Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, Bachtiar, S.E., secara resmi menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil, yang akrab disapa Ayahwa Panyang, terkait beredarnya video viral mengenai bantuan penambahan 1 unit excavator untuk pembersihan saluran irigasi.
Klarifikasi disampaikan di Kantor Camat Tanah Luas pada Selasa, 19 Mei 2026, menyusul unggahan konten oleh influencer Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Fahcrulrazi alias Pak Tam. Unggahan tersebut menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan bantuan tambahan alat berat di sejumlah titik pekerjaan.
Bachtiar menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan saluran irigasi di wilayah Kecamatan Tanah Luas yang menjadi objek dalam video tersebut telah selesai dilaksanakan sebelumnya.
“Pekerjaan pembersihan saluran irigasi di beberapa titik lokasi sudah rampung dikerjakan secara swadaya dan gotong royong oleh para kepala desa bersama masyarakat setempat. Tidak ada bantuan tambahan 1 unit excavator dari pemerintah kabupaten untuk pekerjaan tersebut,” tegas Bachtiar.
Ia menegaskan bahwa beredarnya informasi yang berbeda di ruang publik murni disebabkan oleh miskomunikasi antara pihak-pihak terkait, bukan kesengajaan untuk menyampaikan informasi yang keliru.
*Permohonan Maaf*
Atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang timbul di masyarakat, Camat Bachtiar menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Bupati Aceh Utara, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, serta seluruh masyarakat.
“Saya selaku Camat Tanah Luas memohon maaf kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak atas miskomunikasi ini. Kami akan lebih berhati-hati dan meningkatkan koordinasi agar informasi yang disampaikan ke publik sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
*Harapan ke Depan*
Bachtiar mengapresiasi kerja keras para kepala desa dan masyarakat yang telah melaksanakan gotong royong untuk kepentingan bersama. Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi dan menghentikan penyebaran spekulasi yang tidak berdasar.dan pihak nya terus mendukung motto bapak bupati Ayahwa Panyang Aceh Utara bangkit bangkit.
“Kami berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ke depan, kami akan memastikan setiap kegiatan dan bantuan dipublikasikan dengan mekanisme yang jelas dan terkoordinasi,” tutupnya. {}




