MERDEKABICARA.COM | BIREUN – SMAN 1 Peusangan Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya mutu pendidikan melalui inovasi literasi berbasis data. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilaksanakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh di Aula SMAN 1 Bireuen, 29 April 2026, sekolah ini mendapat apresiasi atas langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam menindaklanjuti hasil Rapor Pendidikan.
Berangkat dari hasil analisis Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang menunjukkan tantangan pada aspek literasi, numerasi, dan kualitas pembelajaran, SMAN 1 Peusangan Selatan menetapkan literasi sebagai program prioritas tahun 2026. Melalui pendekatan IRBB (Identifikasi, Refleksi, Benahi Perencanaan, dan Benahi Pelaksanaan), sekolah melakukan pembenahan program secara terstruktur, berbasis akar masalah dan kebutuhan riil peserta didik.
Ketua TPMPS SMAN 1 Peusangan Selatan, Dr (C) Muslem Ilyas, S.Pd., M.Pd, menyebutkan bahwa seluruh program lahir dari pembacaan data yang komprehensif, bukan sekadar program administratif.
“Literasi kami tempatkan sebagai gerakan perubahan. Program yang disusun mempertimbangkan rapor pendidikan, budaya sekolah, kearifan lokal, dan kebutuhan nyata siswa,” ujarnya.
Dari proses itulah lahir inovasi Kartu Literasi, sebuah instrumen pemantauan kebiasaan membaca siswa yang diperkuat dengan pembiasaan membaca 10 menit sebelum pembelajaran, penguatan pojok baca, hingga penyediaan buku fiksi dan nonfiksi. Bagi sekolah, literasi tidak hanya dipahami sebagai program, melainkan budaya yang harus hidup dalam keseharian peserta didik.
Tak hanya itu, sekolah juga menggagas program penulisan buku oleh siswa sebagai strategi penguatan literasi berbasis karya. Melalui program ini, peserta didik didorong bukan hanya menjadi pembaca aktif, tetapi juga penulis yang produktif.
Dalam monev tersebut, inovasi-inovasi yang dikembangkan SMAN 1 Peusangan Selatan mendapat apresiasi dari BPMP Aceh karena dinilai mampu menerjemahkan data mutu menjadi langkah konkret perbaikan. {}



