MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Suasana khusyuk dan penuh semangat keislaman menyelimuti pelaksanaan Safari Subuh Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara yang digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Masjid Haji Muhammad Hanafiah, Gampong Ranto, Kecamatan Lhoksukon.
Kegiatan yang rutin menjadi ruang pembinaan ruhani ini dipandu oleh Sekretaris Kompas Aceh Utara, Tgk. Murhaban, S.H.I, yang dikenal sebagai MC ternama di Kabupaten Aceh Utara. Dengan gaya yang tertata dan komunikatif, ia mengarahkan jalannya acara hingga berlangsung tertib dan penuh makna.
Dalam tausiyahnya, Abi Muhammad Sofian, S.H.I., Kepala KUA Kecamatan Lhoksukon, mengajak jamaah untuk meneladani pengorbanan para tokoh besar dalam sejarah Islam. Ia mengisahkan ketulusan Sayyidah Khadijah yang mengorbankan seluruh hartanya demi perjuangan Rasulullah. Bahkan di akhir hayatnya, bukan penyesalan yang terucap, melainkan kekhawatiran siapa yang akan melanjutkan dukungan terhadap dakwah Rasulullah setelah dirinya tiada.
“Ini bukan sekadar kisah, tetapi cermin ketulusan iman. Pengorbanan Khadijah adalah bukti bahwa cinta kepada agama melampaui kepentingan dunia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung pengorbanan para sahabat, seperti Saidina Abu Bakar yang menginfakkan seluruh hartanya dalam Perang Tabuk. Ketika ditanya apa yang tersisa, beliau menjawab dengan penuh keyakinan, “Allah dan Rasul-Nya.” Begitu pula Saidina Utsman yang turut menyumbangkan hartanya dalam jumlah besar demi kemenangan Islam.
“Dari mereka kita belajar, bahwa kejayaan agama ini berdiri di atas keikhlasan dan pengorbanan,” tambahnya.
Sementara itu, Penasehat Kompas Aceh Utara, Ustadz H. Syaifuddin Fuady, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa kekuatan Subuh bukan hanya pada ibadahnya, tetapi pada energi kebangkitan umat. Menurutnya, Subuh adalah titik awal perubahan, saat ruh dan akal bersatu dalam kejernihan.
“Jika Subuh kita kuat, maka insyaAllah hari-hari kita akan terarah dan penuh keberkahan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan zikir bersama yang dipimpin oleh Ketua Kompas Aceh Utara, Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, S.S.T., M.T., bersama Tgk. Irfan Hadi, CPS. Lantunan zikir yang menggema menghadirkan ketenangan, memperkuat ukhuwah, serta menjadi pengikat spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir.
Safari Subuh Kompas Aceh Utara kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi sebagai gerakan membangun kesadaran, memperkuat iman, dan menyalakan semangat pengorbanan demi kemuliaan agama. {}



