Categories: Hukum

Oknum Kepala SD di Aceh Tamiang Dipolisikan, Penyidik Diminta Tegas

MERDEKABICARA.COM | TAMIANG – Penyidik Satreskrim Polres Aceh Tamiang dan jajaran diminta bertindak tegas dalam mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana pengrusakan rumah warisan milik keluarga Fitriani (44 thn) yang berada di Desa Gedung Biara Kecamatan Seruway.

Pengrusakan ini diduga dilakukan MN yang merupakan kepala sekolah tingkat dasar jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kuasa hukum pelapor, Misra Purnamawati, MH yang dihubungi melalui sambungan telpon, Rabi (9/10/24) mengatakan pihak keluarga menuntut proses hukum dijalankan dalam kasus ini.

Misra mengatakan kasus ini awalnya dilaporkan di SPKT Polres Aceh Tamiang dengan surat tanda bukti lapor STTLP/62/VII/2024/SPKT/Polres Aceh Tamiang/Polda Aceh tanggal 27 Juli 2024.

Belakangan kasus ini diserahkan ke Polsek Seruway untuk penanganan lanjutan. Kasus ini sudah bergulir di tangan penyidik selama dua bulan lebih dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Kemarin saya baru dari Polsek Seruway menanyakan penanganan kasus ini, pihak terlapor memang meminta dilakukan mediasi. Namun pihak keluarga klien kami juga meminta kasus ini diusut tuntas,” ujar Misra.

Dalam laporannya, Fitriani menyebut dia mengetahui rumah warisan orangtuanya itu dirusak pada awal Maret 2024. Ketika itu, Fitriani mendapat telpon dari kakak kandungnya, Nurmalawati yang memberitahu rumah telah dirusak oleh orang yang disuruh oleh MN, oknum Kepsek SD di Kecamatan Rantau.

MN merupakan kakak ipar Fitriani atau istri abang kandungnya yang sudah meninggal dunia.

Terhitung sejak diketahui pertama kali aksi pengrusakan itu, Fitriani dan beberapa kakaknya berupaya untuk mengkonfirmasi hal itu kepada MN. Proses permintaan mediasi juga disampaikan melalui Datok (kepala desa) Benua Raja dan tokoh masyarakat. Beberapa kali diminta hadir pertemuan, MN selalu mangkir dan tidak berkenan hadir tanpa alasan yang jelas

Hingga akhirnya pada 27 Juli 2024, kasus ini dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian.

Salah seorang kakak pelapor, Elmi Widiyanti kepada awak media mengatakan kekecewaannya kepada terlapor. Dia menyebut MN sebelum dilaporkan tidak ada niat baik untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.

“Upaya mediasi keluarga yang coba difasilitasi oleh Datok hingga tokoh masyarakat tidak digubris. Kami keluarga besar bahkan seperti mengemis minta bertemu tapi tak dihiraukan. Sekarang minta dilakukan mediasi. Apa proses hukum bisa dipermainkan” ujar Elmi.

Senada dengan kuasa hukum adiknya, Elmi meminta kasus pengrusakan tang dilaporkan dengan pasal 406 KUHP dan pasal 170 UU nomor 1 tahun 1946 tentang ketertiban umum, agar diusut tuntas.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi melalui Kapolsek Seruway, Iptu Saidir menyebut pihaknya sudah melakukan gelar perkara terhadap kasus ini. Namun, penyidik belum meningkatkan statusnya ke tahap penyidikan.

“Belum Pak, dari hasil gelar perkara yang kami lakukan, belum dapat dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan ada beberapa keterangan lagi yang dibutuhkan untuk dapat diketahui kasusnya dapat dinaikkan ket ahap penyidikan atau kita hentikan, begitu Pak” kata Kapolsek melalui pesan WhatsApp. {}

Recent Posts

Pembangunan Huntap Korban Bencana Lhokseumawe Memasuki Tahap Konstruksi

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat beserta Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU)…

2 hari ago

Nasib Pasar Keude Krueng Geukueh Semakin Tidak Menantu

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Kalangan pedagang terutama yang tergusur dari jalur rel kereta api terlihat…

3 hari ago

Teknik Kimia PNL Membaca Masa Depan Industri: Dari Pupuk, Tambang hingga Rekayasa Berkelanjutan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Transformasi industri menuju proses yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan membuka…

4 hari ago

Siap-siap! Bupati Aceh Utara Umumkan Penerima Bantuan Rp328,4 Miliar Malam Ini

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -  Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendapat alokasi bantuan Pemerintah Pusat sebesar…

4 hari ago

Solidaritas dari Aceh, Wartawan Pasai Gelar Yasinan Doakan 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Pasai (AWP) menggelar yasinan…

6 hari ago

Indahnya Pantai Krueng Geukueh

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Berkunjung ke Aceh Utara rasanya kurang lengkap jika tidak mampir terlebih…

7 hari ago