Categories: Sosmas

Eks Kombatan GAM Wilayah Samudera Pase Minta Pemangku Jabatan di Aceh untuk Sejahterakan Masyarakat

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA –Penandatangan perjanjian perdamaian pada 15 Agustus 2005 lalu di Helsinki (Finlandia) merupakan tonggak sejarah bagi bangsa Aceh.

Perdamaian konflik bersenjata antara Pemerintah RI dan GAM kini telah memasuki usianya yang 17 tahun. Namun hingga saat ini masih banyak kekurangan yang dirasakan oleh masyarakat Aceh. Kesejahteraan masyarakat aceh masih jauh dari yang kita harapkan bersama. Hari bersejarah bagi bangsa Aceh ini pun dikhawatirkan lambat laun akan dilupakan.

Hal ini disampaikan oleh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari Sagoe Malikussaleh Daerah II Wilayah Samudera Pase, Misbahuddin Ilyas, yang juga bekerja sebagai staff di Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) Aceh Utara.

Dirinya juga mengatakan, damai Aceh telah memasuki usia 17 tahun lamanya, maka para pemangku kepentingan harus mampu berbenah di berbagai hal, apalagi kami KPA Samudera Pase sangat berduka atas gugurnya seorang Kombatan GAM baru – baru ini yang di terjang peluru senapan angin, dan kasus ini kita kembalikan pada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas, ini juga  menjadi catatan penting bagi pemimpin GAM.

Misbahuddin Ilyas melanjutkan, ketimpangan Ekonomi para mantan mesin perang tersebut juga menjadi catatan penting bagi pemerintah Aceh dan Kabupaten/Kota di Aceh untuk membuka peluang lapangan pekerjaan kepada para ex Kombatan di setiap kabupaten/kota seluas-luasnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah pusat pun jangan berjanji-janji terus menerus soal lapangan pekerjaan kepada Kombatan GAM dan rakyat Aceh pada umumnya, banyak perusahaan nasional yang beroperasi di Aceh, namun mereka lebih membawa tenaga kerja dari daerah luar Aceh untuk bekerja di Aceh.

Pemerintah Aceh dan Kabupaten/ Kota di Aceh harus benar-benar menciptakan SDM yang handal untuk mengeruk SDA nya di masa hadapan,jangan lalai dengan kebohongan-kebohongan sehingga para mantan prajurit tempur terabaikan bahkan hidup di bawah rata-rata, ujar Misbahuddin Ilyas.

” Apakah ini ada unsur kesengajaan dari pemerintah atau ini kebodohan pemerintah dalam melahirkan SDM yang mumpuni demi masa depan mereka “, terangnya.

Dana Otsus Aceh per tahun cukuplah banyak, akan tetapi pemerintah lupa, yang membidangi lahirnya dana tersebut itu berkat perjuangan siapa. Dana Otsus Aceh itu tidak memihak sama sekali pada Kombatan dan korban konflik, ada apa, apakah ini unsur kesengajaan pemerintah agar para Kombatan terus hidup melarat atau berada dibawah garis kemiskinan apakah ini inisiatif dari pihak tertentu untuk meminimalisir anggaran agar tidak mengalir untuk para Kombatan, ini perlu jawaban dari Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota, jelasnya.

Banyak masyarakat Aceh yang hingga kini tidak mendapat pekerjaan, tutur eks kombatan GAM dari Sagoe Malikussaleh ini.

” Menciptakan lapangan pekerjaan itu catatan penting bagi pemerintah dan perlu di garis bawahi bahwa ini sangatlah mendesak “, ujar Misbahuddin.

Aceh tidak akan maju jika jasa para pejuangnya di lupakan oleh pemangku kepentingan dan pemerintah Aceh serta kabupaten/kota, setidaknya yang sudah punya pekerjaan itu dipertahankan dan yang belum punya pekerjaan itu di carikan solusi demi masa depan Kombatan dan rakyat Aceh pada umumnya, pungkas Misbahuddin Ilyas. {}

Recent Posts

Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Forum Geuchik Matang Tengoh bersama Majelis Arbabul Hija sukses menggelar Kegiatan…

8 jam ago

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Pidie Gelar Upacara dan Syukuran Bersemangat Presisi

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Polres Pidie menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan…

16 jam ago

Jelang Musim Tanam, Dua Desa di Tanah Luas Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Semangat gotong royong kembali hidup di Kecamatan Tanah Luas. Warga Desa…

21 jam ago

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Luas Laksanakan Bakti Sosial untuk Masyarakat Rentan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Polsek Tanah Luas Polres Aceh Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa…

2 hari ago

Wujud Nyata Kepedulian, Polres Pidie Serahkan Kunci Hasil Bedah Rumah Warga di HUT Bhayangkara ke 80

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pidie kembali…

3 hari ago

Satu Korban Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal, Tim Gabungan Buru Korban Kedua

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Tim gabungan berhasil menemukan satu dari dua remaja Gampong Meunasah Rayeuk…

5 hari ago