Ikuti kami

BPBA Serahkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

Sosmas

BPBA Serahkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

MERDEKABICARA.COM | ACEH TAMIANG – Pemerintah Aceh, melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh, memberikan bantuan logistik kepada korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Aceh, Dr. Dyah Erti Idawati, MT didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Dr. Ir. Ilyas, MP di Kuala Simpang, Sabtu (24/01/2021).

Adapun bantuan dari Pemerintah Aceh yang diserahkan tersebut terdiri dari beras 6.500 Kg, telur ayam buras sebanyak 12.000 butir, minyak goreng 1.000 Kg dan gula pasir 600 Kg.

Turut hadir ke Aceh Tamiang mendampingi Ketua TP PKK Aceh, Kepala Pelaksana BPBA, Plt. Kepala Dinsos Aceh, Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh dan pejabat lainnya.

Kedatangan rombongan Ketua TP PKK Aceh diterima oleh Bupati Aceh Tamiang, Dandim Aceh Tamiang, Kapolres Aceh Tamiang dan Kepala BPBD Aceh Tamiang.

Kalak BPBA Dr. Ir Ilyas, MP, bersama rombongan dari Pemerintah Aceh juga mendampingi Ibu Dr. Dyah Erti Idawat, MT melakukan kunjungan ke lokasi pengungsi di Desa. Tanjung Mulia, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya Ketua TP PKK Aceh beserta rombongan melakukan mengecekan lokasi tanggul sungai Tamiang yang jebol dan memberikan bantuan secara simbolis yg diterima langsung oleh Geuchiek Desa setempat yaitu Desa Teluk Halban Kecamatan Bendahara
Kabupaten Aceh Tamiang.

Usai melakukan pengecekan tanggul jebol di Kecamatan Bendahara, rombongan Ketua TP PKK Aceh Dr. Dyah Erti Idawati, MT mengunjungi tempat pengungsian dan menyerahkan Bantuan secara simbolis kepada korban yang terdampak banjir di Desa Tangse
Kecamatan Suruway Kabupaten Aceh Tamiang.

Sebagaimana dilaporkan oleh BPBD Aceh Tamiang kepada BPBA, kejadian banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terjadi pada tanggal 19 Januari 2021 dan kemudian Bupati Aceh Tamiang mengeluarkan pernyataan bencana tanggal 20 Januari 2021.

Adapun dampak banjir di Aceh Tamiang sebagaimana dilaporkan ke bpba melanda 11 Kecamatan (58 Desa) dengan jumlah terdampak sebanyak 7.671 (27.733 jiwa) tutup Kalak BPBA mengakhiri keterangannya. {}

Komentar

Lainnya dalam Sosmas

To Top