Categories: Islam

Musda MPU Aceh Tengah Dibuka, Ini Harapan Bupati

MERDEKABICARA.COM | Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tengah dibuka oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar pada Kamis kemarin.

Musda III Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Tengah digelar di Gedung Ummi Pendopo Bupati turut dihadiri unsur Forkopimda, Pengurus MPU Kabupaten Aceh Tengah dan Perwakilan MPU Kecamatan, serta undangan lainnya.

Kepala Sekretariat MPU Kabupaten Aceh Tengah Darussalam, S.Pd dalam laporannya mengatakan, kegiatan Musda ini mengusung agenda utama untuk memilih pimpinan dan anggota MPU Kabupaten Aceh Tengah Periode 2020-2025, sehubungan kepengurusan MPU Kabupaten Aceh Tengah Periode 2015-2020 yang dipimpin Tgk. H. M. Isa Umar akan segera berakhir.

Untuk itu katanya, sesuai dengan mekanisme pemilihan Ketua dan Pengurus MPU Kabupaten Aceh Tengah, panitia menghadirkan 42 orang peserta musyawarah yang masing-masing terdiri atas 14 orang Calon Anggota MPU Utusan dan 28 orang Utusan Kecamatan.

“Nanti dari 42 orang peserta ini akan terjaring 29 orang yang akan menjadi pengurus/anggota MPU Kabupaten. Dimana tiga diantaranya, akan dipilih menjadi Ketua, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II untuk periode lima tahun ke depan” jelas Darussalam.

Sementara itu, Ketua (demisioner) MPU Aceh Tengah, Tgk. H. M. Isa Umar dalam Khutbah Iftitah yang di sampaikan pada acara itu, menguraikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh MPU Kabupaten Aceh Tengah selama kepengurusan dibawah kepimpinannya.

Menurutnya, sejak 2015 sampai dengan tahun ini, MPU Aceh Tengah terus melaksanakan fungsinya sebagai mitra pemerintah khususnya dalam persoalan umat dan pencegahan pendangkalan aqidah ditengah-tengah masyarakat yang intinya MPU Aceh Tengah sejauh ini memiliki komitmen untuk terus memberdayakan dan mendidik umat agar selalu berada dalam tuntunan syariat dan jauh dari perilaku menyimpang.

Pada kesempatannya, Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa ulama merupakan pewaris nabi (menyebarkan risalah Allah), sumber ilmu, sebagai pembimbing, pembina dan pemersatu umat serta sebagai mitra konsultasi pemerintah.

Hampir semua urusan masyarakat terutama yang berhubungan dengan “sinte murip” dan “sinte mate” melibatkan ulama. Begitu juga dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, seperti menangani dan mendamaikan sengketa dan konflik yang terjadi dalam masyarakat.

Namun, yang patut menjadi perhatian bersama yakni pertambahan permasalahan umat tersebut tidak diimbangi dengan pertambahan jumlah ulama, baik kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga diperlukan tindak lanjut yang nyata dari semua pihak sehingga persoalan ini dapat dipecahkan bersama.

“Diperlukan langkah regenerasi atau pengkaderan ulama. Kita membutuhkan generasi-generasi yang akan melanjutkan perjuangan ulama yang saat ini sudah uzur maupun wafat” terang Shabela.

“Salah satu upaya menurut hemat kami dengan lebih menumbuhkan lagi pendidikan dayah di kabupaten ini. Hadirnya, alumni pendidikan dayah ini kiranya dapat memenuhi harapan kita semua akan hadirnya ulama-ulama baru yang mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang” terangnya. {}

Recent Posts

Resmi Dilanjutkan! Pemkab Aceh Utara Minta Sportivitas di Bupati dan Wakil Bupati Cup II 2026

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh…

2 hari ago

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

5 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

6 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

6 hari ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

6 hari ago

Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Akses jalan penghubung antar Desa Serba Jaman Tunong dan Desa Alue…

6 hari ago