Categories: Sport

Resmi Dilanjutkan! Pemkab Aceh Utara Minta Sportivitas di Bupati dan Wakil Bupati Cup II 2026

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh Utara resmi bergulir. Acara ini dibuka pada Minggu (2/8/2026) setelah sempat tertunda akibat banjir besar pada akhir 2025.

Turnamen sepakbola piala Bupati dan Wakil Bupati akan berlangsung dari 2 hingga 15 Agustus 2026 yang diikuti oleh 20 tim kecamatan se-Aceh Utara.

Lokasi babak penyisihan dibagi di tiga wilayah (Lapangan Matang Drien, Lapangan Simpang Mulieng, dan Stadion Krueng Mane). Babak 8 besar hingga final dipusatkan di Stadion Krueng Mane dengan memperebutkan Total Hadiah Rp53 juta (Juara I mendapat Rp20 juta, Juara II Rp15 juta, Juara III Rp10 juta, Juara Harapan Rp5 juta, serta penghargaan top skor dan pemain terbaik masing-masing Rp1,5 juta).

Pendanaan Turnamen sepakbola Piala Bupati dan Wakil Bupati Cup 2026 ini bersumber penuh dari APBK Aceh Utara Tahun Anggaran 2026 melalui Disporaparekraf.

Dalam sambutannya Bupati Aceh Utara yang diwakili Ketua DPW Partai Aceh (DPW-PA) Aceh Utara, Muhammad Jhony, S.H., menekankan bahwa turnamen bertema “Wujudkan Generasi yang Sehat dan Berprestasi, Menuju Aceh Utara Bangkit” ini berfokus pada pembinaan atlet muda dan penumbuhan semangat sportivitas. Beliau berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga persatuan di atas kemenangan, serta meminta panitia bekerja secara profesional dan adil.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa turnamen tersebut merupakan kelanjutan kompetisi yang diselenggarakan berdasarkan Surat Bupati Aceh Utara Nomor 400.4/930/2026 tentang pemberitahuan kelanjutan Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati dan Wakil Bupati Cup II.

Dirinya menjelaskan, turnamen berlangsung mulai 2 hingga 15 Agustus 2026. Babak penyisihan digelar di tiga wilayah, yakni wilayah timur di Lapangan Matang Drien, wilayah tengah di Lapangan Simpang Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron, serta wilayah barat di Stadion Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu. Selanjutnya babak delapan besar, semifinal hingga grand final dipusatkan di Stadion Krueng Mane.Sebanyak 20 kecamatan turut ambil bagian dalam turnamen ini dengan masing-masing mengirimkan satu tim resmi beserta official dan pelatih,” ujar Zulkifli.

Ia menyebutkan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp53 juta, terdiri dari juara pertama Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp10 juta, juara harapan Rp5 juta, serta penghargaan top skor dan pemain terbaik masing-masing Rp1,5 juta. Menurutnya, panitia juga memberikan dukungan kepada seluruh peserta berupa bantuan transportasi sebesar Rp700 ribu untuk setiap kecamatan dan uang saku manajer sebesar Rp300 ribu yang bersumber dari Disporaparekraf Aceh Utara.

Lebih lanjut, Zulkifli menegaskan bahwa seluruh pembiayaan turnamen bersumber dari APBK Aceh Utara Tahun Anggaran 2026 melalui Disporaparekraf. Ia mengatakan, penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan pembibitan atlet sepak bola di tingkat kecamatan, memberikan ruang kompetisi resmi bagi atlet muda, serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga.

Zulkifli turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada unsur Forkopimda, para camat, Askab PSSI Aceh Utara, perangkat pertandingan, panitia, aparatur gampong, unsur pemuda Matang Drien, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Zulkifli juga mengatakan,  sebagai bentuk partisipasi masyarakat, panitia menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp4 juta bagi masyarakat yang menemukan bendera tersebut. Hadiah berasal dari sumbangan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK, dan Ketua DPW Partai Aceh, masing-masing sebesar Rp1 juta. Penyerahan bendera dijadwalkan pada malam grand final yang akan berlangsung di Stadion Krueng Mane pada 15 Agustus 2026. {}

Recent Posts

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

3 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

4 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

4 hari ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

4 hari ago

Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Akses jalan penghubung antar Desa Serba Jaman Tunong dan Desa Alue…

4 hari ago

Lepas 206 Mahasiswa Jurusan Bisnis Magang, Direktur PNL: Adaptasi dan Disiplin Jadi Kunci Dunia Kerja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) membekali sekaligus melepas 206 mahasiswa Jurusan Bisnis…

4 hari ago