Ikuti kami

Darurat Covid-19, Kemenag Aceh Timur Susun Kurikulum Darurat

Pendidikan

Darurat Covid-19, Kemenag Aceh Timur Susun Kurikulum Darurat

MERDEKABICARA.COM | ACEH TIMUR – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur Melalui Seksi pendidikan Madrasah (Penmad ) menggelar Acara Penyusunan Kurikulum Darurat. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan MAN IC Aceh Timur.Senin (15/06).

Peyusunan Kurikulum darurat juga ikut dipandu oleh Ketua MGMP MI,MTS, MA dan K2M MI,MTS dan MA serta Pegawas Madrasah.Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur  Drs H Arijal Msi yang pada saat itu sedang bersama kasi Penmad H Mulkan Sidamanik S.Sos.I MA.

Dalam kesempatan tersebut H Arijal meyampaikan  Panduan tersebut merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksakan pembelajaran selama masa darurat kesehatan akibat coronavirus baru (Covid-19). Panduan ini tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020, tertanggal 18 Mei 2020.

H Arijal  mengatakan, panduan ini berlaku bagi jenjang pendidikan madrasah. Mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

H Arijal berharap, dengan adanya panduan ini, pembelajaran pada masa darurat berjalan dengan baik dan optimal. Pasalnya, para murid tetap harus memperoleh layanan pendidikan dan pembelajaran di tengah kondisi darurat kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama H Mulkan Sidamanik S.Sos.I MA meyampaikan Panduan tersebut penting bagi RA dan Madrasah karena kondisi darurat kemungkinan bisa berlanjut hingga awal tahun pelajaran 2020/2021 pada 13 Juli 2020.

“Ini dilakukan agar setiap satuan pendidikan dapat menyiapkan kurikulum lebih awal, Satuan pendidikan juga dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing,” ucap H mulkan.

Lebih lanjut H Mulkan meyampaikan Kurikulum darurat lebih menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa. Namun, pemenuhan aspek kompetensi dasar dan inti tetap menjadi perhatian.ujar H Mulkan.

H mulkan berharap panduan tersebut bisa menjadi titik terang menjalani pembelajaran yang baik dan optimal di tengah pandemi. Pasalnya, H Mulkan  menilai pandemi bisa mengganggu proses belajar para siswa di Madrasah

“Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran,” sambung H mulkan

Hadir dalam kesempatan tersebut Kasubbag TU H Akly  SAg MH,Kepala Madrasah RA,MI,MTS dan MA serta perwakilan dewan Guru. {}

Komentar

Lainnya dalam Pendidikan

To Top