Categories: Sosmas

Tolak Hasil Tender, PT PIM Ancam Forum Keuchik Dewantara, Anggota DPRA: PT PIM “Salah Minum Obat”

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Pupuk Iskandar Muda (PIM), melalui pernyataan yang disampaikan oleh Sekretarisnya, Yuanda Wattimena yang hendak melaporkan Forum Keuchik Kecamatan Dewantara atas dugaan pernyataan provokasi di beberapa media online.

Seperti diketahui, pada Kamis (10/6) lalu, Forum keuchik bersama Forpemda Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara menggelar konferensi pers, terkait pernyataan sikap masyarakat untuk menolak hasil tender besi tua eks PT. AAF  oleh PT. PIM. Tetapi pernyataan dari tokoh masyarakat tersebut tidak diterima oleh PT. PIM, bahkan mengancam akan melaporkan Forum Keuchik ke ranah hukum.

Menanggapi hal yang sedang terjadi antara PT.PIM dengan masyarakat sekitar perusahaan negara tersebut, Anggota DPR Aceh Muslim Syamsuddin, ST. MAP, selaku wakil rakyat mengaku, sangat kecewa terhadap penyataan sekretaris PT. PIM, Yuanda Wattimena,  yang hendak melaporkan Forum keuchik Kecamatan Dewantara atas dugaan pernyataan provokasi di beberapa media online. Jika hal itu dilakukan, PT PIM dinilai salah minum obat (salah jeb ubat).

 Anggota DPR Aceh, Muslim Syamsuddin, ST. MAP, melalui realese persnya, Sabtu (13/6) mengatakan, dirinya sangat menyesalkan dan kecewa terhadap sikap yang diperlihatkan oleh PT. PIM. Seharusnya pihak manajemen perusahaan bersikap lebih santun dan bijak dalam menyikapi segala permasalahan yang ada, serta tidak menyeretnya ke hukum, apalagi dengan perwakilan masyarakat lingkungan perusahaan.

“Sikap yang disampaikan oleh Ketua Forum Keuchik Dewantara merupakan bentuk aspirasi dari masyarakat lingkungan terhadap Perusahaan. Apa salahnya duduk bersama dan bernegosiasi mencari jalan keluar,” terang Muslim.

Seharusnya, PT. PIM memanggil dan merangkul para pihak yang selama ini dianggap berseberangan  dengan keinginan perusahaan. Sebab, yang mereka tuntut bukan aset pribadi mereka, melainkan milik Perusahaan BUMN, yang dibiayai oleh Negara, ujar Anggota DPR Aceh, Muslim Syamsuddin, ST. MAP.

“Saya pikir wajar – wajar saja masyarakat lingkungan meminta kepada Perusahaan milik Negara, selama untuk kesejahteraan masyarakat lingkungan.  Kita juga mengakui, perusahaan memilki manajemen dan aturan tersendiri. Maka oleh karenanya, sebaiknya segera pertemukan perwakilan masyarakat dengan Direksi PT. PIM, selaku pimpinan yang dapat mengambil kebijakan” saran Muslim.

Muslim juga menyampaikan, menyangkut permasalahan masyarakat dengan PT. PIM selama ini, dirinya telah menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPRA untuk mengambil sikap. Namun demikian, dirinya mengaku tidak tahan dengan pernyataan Sekretaris PT. PIM yang akan mempolisikan tokoh masyarakat Dewantara. Bahkan Muslim mengatakan, tindakan tersebut salah jep ubat. {}

Penulis: Redaksi

Editor : Arif

Recent Posts

Bupati Aceh Utara Desak BNPB Segera Cairkan Dana Banjir, Rakyat Sudah Lama Menunggu!

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, SE., MM., melakukan koordinasi dengan…

6 jam ago

Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Forum Geuchik Matang Tengoh bersama Majelis Arbabul Hija sukses menggelar Kegiatan…

17 jam ago

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Pidie Gelar Upacara dan Syukuran Bersemangat Presisi

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Polres Pidie menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan…

1 hari ago

Jelang Musim Tanam, Dua Desa di Tanah Luas Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Semangat gotong royong kembali hidup di Kecamatan Tanah Luas. Warga Desa…

1 hari ago

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Luas Laksanakan Bakti Sosial untuk Masyarakat Rentan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Polsek Tanah Luas Polres Aceh Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa…

3 hari ago

Wujud Nyata Kepedulian, Polres Pidie Serahkan Kunci Hasil Bedah Rumah Warga di HUT Bhayangkara ke 80

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pidie kembali…

3 hari ago