Categories: Hukum

Polisi Amankan Barang Bukti, Kasus Keuchik Laporkan Seorang Nenek

MERDEKABICARA.COM | LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara mulai menyelidiki kasus penyebaran video kericuhan seorang nenek dengan Keuchik di Desa Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara yang viral di media sosial. Bahkan, polisi sudah mengamankan sebagai barang bukti. Kasus penyebaran video berdurasi 35 detik itu dilaporkan Keuchik Lhok Pu’uk, T Bakhtiar ke Polres Aceh Utara pada Jumat (3/4/2020) lalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, video terjadi kericuhan Keuchik Lhok Pu’uk, T Bakhtiar dengan seorang nenek di depan beberapa warga menjadi viral di media sosial seperti facebook, WhatsApp, dan Youtube. Dalam kasus itu, Bakhtiar juga melaporkan seorang nenek berinisial TU (60) ke Polsek Seunuddon.

Karena, saat terjadi kericuhan itu, diduga keuchik dipukul di bagian kepala oleh perempuan lanjut usia tersebut dengan menggunakan tangan kanan. Namun, ketika keuchik maju hendak membalas pukulan itu, tak berhasil karena dihadang dan ditarik warga. Video itu kini selain semakin banyak dibagikan juga ditonton warga.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim, AKP Adhitya Pratama, Senin (6/4/2020), menyebutkan, penyidik sudah mengamankan barang bukti berupa video dari media sosial dan juga yang diserahkan oleh pelapor. Karena itu, penyidik akan memanggil saksi untuk proses penyelidikan kasus ini.

“Kita sudah jadwalkan pemeriksaan saksi dari pihak korban pada Rabu lusa (besok). Mereka yang akan kita panggil sebagai saksi adalah aparat desa yang berada di lokasi saat kejadian,” ujar Kasat Reskrim. Saksi lain yang akan diperiksa adalah dari pihak terlapor atau orang yang mengupload pertama kali video tersebut di media sosial.

Dalam kasus tersebut, kata Kasat Reskrim, butuh saksi dari ahli bahasa. Kemudian juga dibutuhkan ahli telekomunikasi untuk memastikan apakah benar yang mengupload adalah terlapor. “Kalau nanti ahli menyatakan itu termasuk penghinaan atau pencemaran nama baik, baru ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidik,” jelas Kasat Reskrim.

Ditambahkan, untuk saat ini barang bukti yang diamankan adalah video dan percakapan di media sosial terkait video tersebut. “Baru itu barang bukti yang kita amankan untuk saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Keuchik Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, T Bakhtiar yang menjadi pelapor dalam kasus itu, pada Senin (6/4/2020) kemarin, hadir ke Mapolres Aceh Utara dimintai keterangan sebagai saksi. Saat dimintai keterangan tersebut, Bakhtiar juga menyerahkan screenshot (tangkapan layar) video dan percakapan di media sosial.

Selain itu, Polsek Seunuddon juga sudah mendalami kasus pemukulan terhadap keuchik dengan memeriksa beberapa saksi. Saksi yang sudah mendatangi Mapolsek Seunuddon untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut adalah dua kadus di desa Lhok Pu’uk. {}

Recent Posts

Pemko Lhokseumawe Salurkan Bantuan Stimulan untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana…

3 hari ago

Polres Lhokseumawe Bersama Kodim 0103/Aceh Utara Berhasil Ungkap Sindikat Curanmor

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) dan…

4 hari ago

Menurunkan Ego, Menaikkan Visi

MERDEKABICARA.COM | Pembangunan daerah tidak pernah lahir dari kebisingan. Ia tumbuh dalam ruang yang tenang,…

5 hari ago

Revitalisasi Tuntas, PAG Siap Operasikan Kembali Tangki LNG Arun

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - PT Perta Arun Gas (PAG) sebagai bagian dari PT Perusahaan Gas…

6 hari ago

Pemkot Lhokseumawe Luncurkan Mesin Pengolahan Sampah

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan Program Broh Jeut Keu Peng (sampah jadi…

6 hari ago

Polres Pidie Hentikan Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Wilayah Geumpang

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Dalam rangka menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan hidup, Polres Pidie…

6 hari ago