• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Tekno

Jerman Kembangkan Transfer Data Super Cepat Lewat Cahaya Lampu

11 Maret 2020
Reading Time: 2 mins read
A A

MERDEKABICARA.COM – Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, terima atau tidak perkembangan teknologi akan terus berjalan mengkuti kemajuan jaman sehingga kini mempengaruhi aktivitas kehidupan keseharian manusia.

Baru-baru ini di Berlin, Jerman, salah satu negara pengimpor peralatan teknologi canggih ini sedang mengembangkan sistem transfer data supercepat nirkabel lewat cahaya. Peneliti di Jerman terus melakukan berbagai ujicoba, biasanya orang mengunakan Wifi tetapi penguna internet bisa dengan hanya mengunakan sinar lampu LED mengakses internet.

Seperti yang dilansir dw, mediumnya menggunakan lampu LED yang berdenyut amat cepat. Dengan spektrum cahaya amat lebar WIFI bisa meneruskan data dengan amat cepat.

Manajer Proyek Photonic Networks,  Anagnostis Paraskevopoulos  juga mengatakan, LED merupakan sumber media yang cocok, sedangkan sumber cahaya lain sangat lambat bila mengunakan untuk mentransfer data.

Baca juga || Potensi EBT, Picu Pelaku Usaha Kembangkan Startup Energi

Baca juga || Pertengahan Ramadhan, Asteroid Besar akan Lintasi Bumi

“Kecepatan transfer data dengan cahaya memang sangat cepat, karena mengunakan kecepatan cahaya, LI-FI bisa dinyalakan dan di matikan dengan cepat, sensor-sensor pada pesawat penerima menangkap sinyal-sinyal lewat cahayanya”, terangnya.

Anagnostis juga memaparkan, terkait apakah ada dampak kesehatan bila mengunakannya,  dirinya mengatakan, LED tidak akan terus berkedip-kedip karena modulasinya sangat tinggi, jadi tidak akan tertangkap oleh mata, design ini masih dikembangkan oleh tim peneliti di Berlin, Jerman.

Lebih lanjut Anagnostis juga menerangkan, persyartan transfer data lewat cahaya adalah alat pengirim dan penerima harus bisa salaing melihat, jika sumber cahaya terputus, maka sinyal tidak akan sampai dan tidak ada pengiriman data.

“Salah satu keuntungan hubungan data optik ini adalah bisa dengan mudah dibatasi dalam satu ruangan dan data-data saya hanya terisolasi hanya di ruangan ini dan beda dengan gelombang radio yang bisa di pantau dari luar,” terangnya.

Keuntungan ini bisa di manfaatkan oleh industri karena transfer data melalui cahaya bebas gangguan dari luar, teknologi ini sekarang sedang di ujicoba bersama perusahaan pembuat mobil.

Teknologi ini pertama-tama akan digunakan pada bidang industri, karena teknologi  ini memang di perlukan dalam dunia Industri, papar  Manajer Proyek Photonic Networks,  Anagnostis Paraskevopoulos. {}

SendShareTweet
Next Post

Satu Wakil Indonesia di All England 2020 Tumbang

Rekomendasi

Pemerintah Gelontorkan Rp203,9 Triliun untuk Perlindungan Sosial Akibat Covid-19

5 tahun ago

Api Hanguskan Dua Unit Asrama Ponpes Tahfizul Qur’an Darul Huffaz Tanoh Luas

6 tahun ago

Trending

  • Saat Air Tak Lagi Mengalir, Ribuan Petani Aceh Utara Terancam Kehilangan Hidup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menurunkan Ego, Menaikkan Visi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Achmad Kembali Pimpin PWI Lhokseumawe Secara Aklamasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Pasca Banjir, PT Paramount Bed Indonesia dan PT Global Sembilan Karya Salurkan Donasi Bed ICU ke Tiga RSUD di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Goura Victoria, Spesis Terbesar Burung Merpati, Si Pemalu yang Bermahkota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In