Categories: HukumNasionalSosmas

Polri Ungkap Jaringan Peredaran Uang Palsu, Rp 3,4 Miliar Diamankan

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Polri mengungkap jaringan peredaran uang palsu di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam rentang waktu mulai Januari 2020 hingga Februari 2020 setidaknya Polri sudah membongkar 5 tindak pidana uang palsu dan menangkap tujuh tersangka, tempat kejadian berjumlah 4 tempat, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Parkiran Mall BTC, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jalan Raya Bogor, Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dan Hotel Terus Jaya, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi.

Direktur Dirtipideksus Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menyampaikan, “targetnya mereka (tersangka) target bawah, Karena juga kualitasnya (uang palsu) kurang bagus, jadi (korban) orang terpelajar dia cepat mengetahui,” (18/02/2020).

Ke tujuh tersangka masing-masing berinisial NI, FT, SD, RS, CC, STR, RW dan SY melakukan peredaran uang palsu dengan modus operandi mengedarkan uang palsu dengan seolah-olah itu asli dan tidak dipalsukan dengan perbandingan 1:3 sampi 1:5, tersangka melakukan iming-iming seolah dapat melakukan penggadaan uang, menggunakan media sosial untuk memasarkan uang palsu dan membentuk jaringan pengedaran uang palsu.

“Misalnya saya ada uang, mau beli atau engga, berapa misalnya saya kasih Rp 1 juta kamu dapat Rp 10 juta, kalau Rp 10 juta dia dapat Rp 100 juta, jadi dicetak sama sesuai penawaran” ucap Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga.

“Komplotan pemalsuan uang sudah dari dulu, jadi tim kita masuk membuat order atau undercover buying. kita membeli lewat medsos setelah itu dapat jaringannya,” sambung Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga.

Barang bukti yang disita diantaranya handphone, flash disk, komputer, Printer, kertas ukuran A4, uang palsu sebanyak 21.700 lembar yang terdiri dari pecahan Rp 50 ribu, Rp 100 ribu dan USD 100 dengan total Rp 2,1 Miliar dan dollar senilai Rp 1,3 Miliar, beserta uang asli hasil penjualan sejumlah Rp 20 juta.

Para tersangka dijerat dengan pasal 244 KHUP dan atau Pasal 245 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP dan pasal 36 Ayat (1), (2) dan Ayat (3), Pasal 37 UU No 7 tahun 2011 Tentang Mata Uang Jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Recent Posts

Safari Subuh TU Aceh: Delapan Tahun, Ribuan Langkah, Satu Kerinduan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada perjalanan yang tidak cukup diukur dengan jarak. Ia diukur…

1 hari ago

Bupati Aceh Utara Ajak Warga Meriahkan Peringatan Maulid Nabi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau…

3 hari ago

Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

Merdekabicara.com-Banda Aceh | Wakil Ketua Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI, Azhari Cage SIP MAP, meminta…

3 hari ago

Gandeng PDGI, Bunda PAUD Lhokseumawe Hibur Anak-Anak Terdampak Bencana

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE -- Sebanyak 200 anak PAUD, RA, dan KB se-Kota Lhokseumawe mengikuti kegiatan…

4 hari ago

Karya Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti “Inovasi Tenaga Kesehatan Lorong (Nalor)” Resmi Bersertifikat Hak Cipta

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Sebuah kebanggaan sekaligus pencapaian berharga hadir dalam dunia pelayanan kesehatan di…

7 hari ago

Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menghadirkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K.,…

1 minggu ago