• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sosmas

Pacuan Kuda Tradisional Gayo Miliki Multy Player Efek

2 September 2019
Reading Time: 1 min read
A A

MERDEKABICARA.COM | ACEH TENGAH – Event kejuaraan pacuan kuda yang diselenggarakan oleh pemerintah dapat membawa dampak pada semua sektor.

“Jadi tidak hanya untuk kepentingan mereka yang hobi kuda saja, tapi masyarakat pada umumnya, karena event ini memiliki multiplier effect,” kata Zuhaidi, SH kepada wartawan di lapangan pacuan kuda H.M.Hasan Gayo – Blang Bebangka- Pegasing, Minggu (1/9/2019).

Ketua Pordasi Aceh Tengah itu mengatakan, bagi masyarakat yang datang untuk menyaksikan kejuaraan pacuan kuda dan kemudian pulang tidak membawa sesuatu ke rumahnya, maka event tersebut tidak memiliki makna bagi masyarakat. “Jadi dengan adanya kegiatan kejuaraan pacuan kuda ini yang kita harapkan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Makannya tersedia, minuman tersedia, sehingga semua orang yang datang ke sini tidak boleh mengeluh lapar,” ujarnya. Zuhaidi mengungkapkan, jika ada masyarakat yang datang dan mengeluh lapar, maka masyarakat belum sadar sepenuhnya kejuaraan tersebut belum membawa manfaat ikutannya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Kita boleh senang melihat kuda berpacu, tapi kesenangan itu harus bermanfaat bagi masyarakat. Jadi penginapan harus tersedia, rumah makan harus ada, minuman harus tersedia. Itu yang menjadi harapan kita,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan, masyarakat harus dapat melihat kejuaraan pacuan kuda tersebut sebagai satu peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. ( Man)

SendShareTweet
Next Post

Khairul Ahadian : Bukan Menolak Menandatangani, Kita Perlu Duduk Bersama

Rekomendasi

Hadiri Lokakarya Ke-7 Festival Panen Karya Guru Penggerak, Pj Bupati Aceh Utara Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran

2 tahun ago

Kehumasan sebagai Pilar Diplomasi: Membangun Jaringan, Menjalin Kepercayaan

1 tahun ago

Trending

  • Tak Hanya Bantu Korban Banjir, PT Satya Agung Juga Salurkan CSR untuk Sarana Ibadah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Narasi dan Arah Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aceh Kembali Kedatangan “Tamu” Asal Rohingnya di Lepas Pantai Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Petani di Aceh Tamiang Ditemukan Tergeletak Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In