• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Pendidikan

Harga Kedelai Impor Murah, Kedelai Batan Sulit Bersaing

18 Juli 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi

Ilustrasi

MERDEKABICARA.COM |JAKARTA –  Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan mengatakan, varietas kedelai lebih sulit bersaing dibandingkan varietas padi hasil teknologi Batan. Sejauh ini, Batan sudah menghasilkan sebanyak 45 varietas padi, kedelai maupun kacang hijau.

“Sudah kami sebar ke masyarakat, tapi kami merasa belum cukup puas,” ujar Anhar saat peluncuran varietas kedelai lahan kering Kemuning 1 dan 2 di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, untuk varietas padi lebih mudah diterima masyarakat, berbeda dengan kedelai yang bersaing dengan kedelai impor. Ditambah lagi, harga kedelai impor lebih murah dibandingkan hasil tanaman sendiri.

“Padahal kualitas kedelai kami bagus. Ini yang masih menjadi ganjalan,” kata dia.

Ke depan, Batan akan mengembangkan teknologi pascapanen dengan menggunakan iradiator gamma agar hasil panen lebih steril dari mikroba, sehingga hasil panen tidak terbuang percuma. Di sejumlah negara seperti Vietnam memiliki delapan iradiator gamma dan bisa mengekspor buah-buahan ke Australia.

Anhar mengatakan, Indonesia baru memiliki dua iradiator gamma. Ke depan, Anhar berharap bisa memiliki lebih banyak iradiator gamma sehingga Indonesia bisa mengekspor hasil taninya.

Varietas Kemuning yang baru diluncurkan Batan tahan di lahan kering dan diharapkan dapat menjadi bagian solusi untuk meningkatkan produksi kedelai lokal dan mengurangi ketergantungan kedelai impor. Nama Kemuning berasal dari singkatan “Kedelai Mutan Tahan Kering” sebagai varietas kedelai hasil dari perbaikan varietas Panderman dengan memanfaatkan teknik mutasi radiasi.

Selain tahan terhadap lahan kering, varietas Kemuning mempunyai beberapa keunggulan, di antaranya produktivitas tinggi, yakni 2,87 ton untuk tiap hektare untuk Kemuning 1 dan 2,92 ton per hektare untuk Kemuning 2. Tinggi tanaman lebih pendek dari induknya sehingga tidak mudah rebah, mempunyai kandungan protein yang tinggi, ukuran bijinya yang besar, dan rasanya gurih.

Kedelai Kemuning 1 dan Kemuning 2 dapat beradaptasi dengan baik di lahan kering di Indonesia. Selain itu, dengan ukuran biji yang lebih besar kedelai ini diharapkan dapat bersaing dengan kedelai impor. Kedelai Kemuning 1 dan Kemuning 2 juga disebut dapat menghasilkan tempe yang lebih gurih dibandingkan dengan kedelai impor.

 

Sumber  : Republika.co.id

SendShareTweet
Next Post
Ilustrasi

Bendung Impor Barang Via E-Commerce, Pemerintah Siapkan RPP

Rekomendasi

Anggota Komisi VII DPR RI Minta Konfirmasi Dugaan Adanya Kartel Harga BBM

6 tahun ago

Disperindag Akan Gelar Pasar Murah di 23 Kabupaten Aceh

6 tahun ago

Trending

  • Visi PNL Berakhlak, Inovatif, Unggul dan Berdaya Saing Global Jadi Fondasi Transformasi Kampus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In