• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sosmas

Komoditas Perkebunan Jadi Andalan Ekspor

8 Juni 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi

Ilustrasi

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil menggenjot ekspor produk pertanian hingga 26,9 persen dalam periode 5 tahun terakhir. Capaian ini tercatat dari volume ekspor tahun 2013 sebesar 33,5 juta ton,  meningkat signifikan pada tahun 2018 menjadi 42,5 juta ton.

“Artinya ekspor kita selama lima tahun terakhir berjalan sangat baik,” ujar Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementan, Ketut Kariyasa, Jumat (7/6).

Menurut Kariyasa, sektor perkebunan merupakan komoditas ekspor yang memiliki posisi cukup sentral. Lebih dari itu, sektor ini juga menjadi andalan ekspor Indonesia seiring meningkatnya konsumsi dan   perubahan gaya hidup masyarakat global.

Karena itu, sampai saat ini membaiknya kinerja ekspor produk pertanian sangat ditentukan oleh ekspor perkebunan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sebagai catatan, volume ekspor komoditas produk pertanian selama 2013-2018 meningkat rata-rata 5,35 persen per tahun. Ini terlihat dari angka tahun 2013 yang hanya sebesar 32,5 juta ton. Namun angkanya naik tajam menjadi 41,3 juta ton pada tahun 2018.

Adapun beberapa komoditas perkebunan yang menunjukkan kontribusi penting antara lain kelapa sawit, kelapa dalam, kakao, dan karet.  Dalam periode ini, ekspor sawit meningkat 34,12 persen atau rata-rata 6,64 persen per tahun.

“Ekspor sawit pada tahun 2013 hanya sebesar 25,8 juta ton. Tetapi, angkanya meningkat drastis menjadi 34,6 juta ton pada tahun 2018,” katanya.

Rincian ekspor perkebunan lima tahun terakhir

Ekspor kelapa meningkat 52,93 persen atau rata-rata 10,01 persen per tahun. Ini terlihat volume ekspor tahun 2013 yang hanya di angka 1,3 juta ton setahun. Namun angka tersebut meningkat tajam pada 2018 menjadi 2,0 juta ton dalam setahun.

Selanjutnya, ekspor kakao juga mengalami peningkatan sebesar 14,11 persen atau rata-rata 3,55 persen per tahun. Angka itu terlihat dari tahun 2013 yang hanya sebesar 333,7 ribu ton menjadi 380,7 juta ton pada tahun 2018.

Demikian juga dengan lalu lintas ekspor karet yang meningkat 4,07 persen atau rata-rata 1,08 persen per tahun. Pada tahun 2013, angkanya ekspor ini hanya 2,70 juta ton per tahun. Namun kondisinya meningkat tajam menjadi 2,8 juta ton  setahun.

“Saat ini kita juga terus berupaya memacu ekspor komoditas perkebunan melalui produksi replenting dan bantuan benih berkualitas serta meningkatkan kualitas daya saing untuk memenuhi standar perdagangan yang telah ditetapkan. Kemudian kami juga menerapkan kebijakan regulasi untuk mempermudah proses ekspor,” tutup Kariyasa.

 

Sumber : Republika.co.id

SendShareTweet
Next Post
Ilustrasi

Buah Naga dari Subang Siap Masuki Pasar Ekspor

Rekomendasi

Paslon FaZar Himbau Pemilu Damai dan Netralitas Penyelenggara Pemilu

1 tahun ago

Gubernur Lepas 74 Calon Mahasiswa Baru Asal Aceh ke Mesir

5 tahun ago

Trending

  • Ilustrasi

    Jaringan Pengembangan SDM Pertanian Harus Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Goura Victoria, Spesis Terbesar Burung Merpati, Si Pemalu yang Bermahkota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Pasca Banjir, PT Paramount Bed Indonesia dan PT Global Sembilan Karya Salurkan Donasi Bed ICU ke Tiga RSUD di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Satya Agung Klarifikasi Terkait Pemberitaan di Media Online, Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PIM Santuni 700 Anak Yatim Desa Lingkungan Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In