MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lantunan nasyid menggema di lingkungan SMA Negeri 1 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (14/10/2026). Di tengah suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kebersamaan dan kepedulian menjadi pesan yang mengalir, mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk hati dan akhlak.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu diisi dengan penampilan nasyid, santunan kepada 16 anak yatim, serta tausiyah yang disampaikan oleh Tgk. Mus Musliadi Bayu.
Kegiatan tersebut mengusung tema *“Membangun Generasi Berkarakter Mulia dan Berjiwa Pembelajar Sejati”*. Tema ini menjadi pengingat bagi para siswa bahwa menuntut ilmu tidak cukup hanya dengan mengejar prestasi akademik. Lebih dari itu, ilmu harus berjalan beriringan dengan akhlak, kepedulian, dan keteladanan.
Kepala SMAN 1 Matangkuli, Zulfikar, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Maulid Nabi tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Penampilan nasyid menghadirkan nuansa religius, sementara santunan kepada 16 anak yatim menjadi wujud kepedulian terhadap sesama. Di balik santunan itu, tersimpan pesan bahwa kebahagiaan tidak hanya lahir dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari kesediaan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
Sementara itu, tausiyah yang disampaikan Tgk. Mus Musliadi Bayu menjadi bagian penting dalam mengajak warga sekolah meneladani kehidupan Rasulullah SAW. Keteladanan beliau tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan sikap menghormati sesama.
Bagi para siswa, peringatan Maulid Nabi semestinya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Nilai-nilai yang dipetik dari kegiatan tersebut diharapkan tumbuh dalam keseharian, baik ketika belajar di kelas, berinteraksi dengan guru, maupun menjalin persahabatan dengan sesama.
Sebab, generasi berkarakter mulia tidak lahir hanya dari banyaknya pelajaran yang dihafal. Ia tumbuh dari hati yang terdidik, perilaku yang terjaga, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Di SMAN 1 Matangkuli, pesan itulah yang mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: menjadi insan berilmu, menjaga akhlak, dan tidak melupakan kepedulian terhadap sesama.[]




