• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Nasional

Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara Desak Percepatan Rehabilitasi 20 Ribu Hektare Sawah Rusak Pascabanjir 2025

18 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
Muhammad Romi, Ketua komisi II DRP Kabupaten Aceh Utara

Muhammad Romi, Ketua komisi II DRP Kabupaten Aceh Utara

MerdekaBicara.com | Aceh Utara – Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi atau yang akrab disapa Keuchik Romi, mendesak pemerintah pusat dan daerah mempercepat rehabilitasi sekitar 20 ribu hektare sawah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Menurutnya, keterlambatan pemulihan lahan pertanian berpotensi mengganggu produksi beras, mengancam ketahanan pangan, sekaligus memperlambat pemulihan ekonomi ribuan keluarga petani.

“Sawah sumber utama produksi beras. Jika sawah yang rusak akibat bencana tidak segera diperbaiki, produksi padi akan menurun sehingga berpotensi mengganggu pasokan beras dan memicu kenaikan harga pangan” kata Keuchik Romi kepada MerdekaBicara, Sabtu (18/7/2026).

Selain itu, memperbaiki lahan yang rusak dinilai sangat penting demi untuk memulihkan pendapatan keluarga petani.

Keuchik Romi memaparkan, rehabilitasi sawah dan sarana saluran air, juga penting sebagai upaya mendukung program swasembada pangan. “Rehabilitasi sawah menjadi langkah strategis karena lebih cepat dan lebih murah dibandingkan membuka lahan sawah baru.” urai Keuchik Romi.

Ia menilai, rehabilitasi areal pertanian akan mendorong perbaikan perekonomian Aceh Utara
“Ketika sawah kembali produktif, aktivitas ekonomi ikut bergerak, mulai dari penjualan benih, pupuk, jasa pengolahan lahan, hingga perdagangan hasil panen.Jadi ada putaran ekonomi yang saling bertautan disitu,” tambah Keuchik Romi.

Secara keseluruhan, luas sawah yang terdampak di Aceh Utara diperkirakan sekitar 20.000 hektare, dengan ribuan hektare di antaranya mengalami puso (gagal panen) akibat banjir besar yang terjadi pada November–Desember 2025. Selain tanaman padi, banyak jaringan irigasi, pematang sawah, dan jalan usaha tani juga mengalami kerusakan sehingga menghambat proses tanam berikutnya.

Berdasarkan pendataan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Dinas Pertanian, serta laporan pascabanjir 2025, areal persawahan yang mengalami kerusakan dan puso tersebar di sejumlah kecamatan sentra produksi padi, seperti Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu,Lhoksukon,Tanah Luas, Cot Girek , Baktiya, Baktiya Barat, Syamtalira Aron,Nibong, Samudera, Tanah Pasir, Seunuddon, Sawang, Muara Batu Simpang Keuramat dan beberapa kecamatan lain.

Hingga pertengahan 2026, rehabilitasi sawah yang telah selesai mencapai 1.093 hektare di Kabupaten Aceh Utara. Program ini merupakan tahap pertama yang didanai oleh Kementerian Pertanian. (*)

 

 

Tags: Aceh UtaraBanjir Aceh UtaraDinas Pertanian Aceh UtaraDPRK Aceh Utaraekonomi petanigagal panenhidrometeorologi 2025irigasi pertanianKementerian PertanianKetahanan PanganKeuchik RomiMerdekaBicaraMuhammad Romipertanian Acehpetani Acehproduksi padipusorehabilitasi sawahsawah rusakSwasembada Pangan
SendShareTweet
Next Post

Forum Geuchik Tanah Luas Laksanakan Taqziah Bersama ke Rumah Duka di Bireuen

Rekomendasi

Pemko Lhokseumawe Siapakan Peraturan Walikota Terkait Zakat

2 tahun ago
Serangan Turki di Suriah (Foto: Ist)

Turki Kembali Serang 115 Posisi dan Lumpuhkan 101 Personel Militer Rezim Assad di Suriah

6 tahun ago

Trending

  • Ketua KPA (Panglima Muda DIII Tgk Syiek Paya Bakong) Sofyan Ismail Tinjau Rekannya Musibah Kebakaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MC Profesional Lahir dari Kompetensi, Bukan Sekadar Keberanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sah! Yogi Prahananda Resmi Jadi Calon Nomor Urut 2 di Gampong Seulalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ir. Mirza Gunawan Kembali Pimpin PII Aceh Utara Periode 2026–2029, Siap Perkuat Peran Insinyur untuk Pembangunan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In