MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Para petani Desa Cotdah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara mendesak bantuan 2 unit sumur bor untuk mengaliri sawah mereka. Tanpa pasokan air yang cukup, lahan pertanian seluas 50 hektar lebih terus merugi setiap musim tanam.
Kepala Desa Cotdah, Marzuki, mewakili petani menyampaikan kendala besar yang dihadapi warga saat turun ke sawah. Kekurangan air membuat tanaman padi tidak tumbuh normal. Akibatnya hasil panen tiap tahun jauh di bawah potensi dan petani mengalami kerugian besar.
“Setiap kali bercocok tanam, petani selalu dirugikan karena air tidak cukup diserap tanaman padi. Hasilnya tidak bisa normal seperti daerah lain yang kecukupan airnya terjaga,” ujar Marzuki.
Ia berharap Pemerintah Daerah Aceh Utara melalui dinas terkait segera membantu pembangunan sumur bor di Desa Cotdah agar kebutuhan air sawah tercukupi. Marzuki juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Aceh untuk membangkitkan ekonomi petani lewat peningkatan hasil gabah yang sempurna.
Dengan 50 hektar lebih lahan sawah yang masih kekurangan air, Marzuki menegaskan bantuan sumur bor sangat mendesak. Tanpa solusi ini, kerugian petani akan terus berulang setiap musim.
Lanjut Marzuki saat ini para petani mengandalkan pompa air dengan modal swadaya petani yang di beli oleh dana desa tidak beroperasi maksimal karena keterbatan anggaran membeli bahan bakar jenis solar. {}



