• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, September 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Pertanian

Sawah 50 Hektar Terancam Gagal Panen, Petani Cotdah Minta Pengadaan Sumur Bor

25 Juni 2026
Reading Time: 1 min read
A A

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Para petani Desa Cotdah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara mendesak bantuan 2 unit sumur bor untuk mengaliri sawah mereka. Tanpa pasokan air yang cukup, lahan pertanian seluas 50 hektar lebih terus merugi setiap musim tanam.

Kepala Desa Cotdah, Marzuki, mewakili petani menyampaikan kendala besar yang dihadapi warga saat turun ke sawah. Kekurangan air membuat tanaman padi tidak tumbuh normal. Akibatnya hasil panen tiap tahun jauh di bawah potensi dan petani mengalami kerugian besar.

“Setiap kali bercocok tanam, petani selalu dirugikan karena air tidak cukup diserap tanaman padi. Hasilnya tidak bisa normal seperti daerah lain yang kecukupan airnya terjaga,” ujar Marzuki.

Ia berharap Pemerintah Daerah Aceh Utara melalui dinas terkait segera membantu pembangunan sumur bor di Desa Cotdah agar kebutuhan air sawah tercukupi. Marzuki juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Aceh untuk membangkitkan ekonomi petani lewat peningkatan hasil gabah yang sempurna.

Dengan 50 hektar lebih lahan sawah yang masih kekurangan air, Marzuki menegaskan bantuan sumur bor sangat mendesak. Tanpa solusi ini, kerugian petani akan terus berulang setiap musim.

Lanjut Marzuki saat ini para petani mengandalkan pompa air dengan modal swadaya petani yang di beli oleh dana desa tidak beroperasi maksimal karena keterbatan anggaran membeli bahan bakar jenis solar. {}

Tags: Aceh UtaraGampong CotdahKecamatan Tanah LuasPemkab Aceh Utara
SendShareTweet
Next Post

Aksi Nyata Polres Pidie untuk Masyarakat, Gelar Bakti Sosial dan Religi

Rekomendasi

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval Peringatan HUT RI 74 di Bener Meriah

7 tahun ago

Kapolres Pidie Hadiri Pelepasan dan Pemberangkatan Kafilah MTQ Kabupaten Pidie

3 tahun ago

Trending

  • PNL Gemilang di Panggung Nasional, 6 Finalis Sapu Bersih Juara KMIPN VIII 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemuda Kompas Aceh Utara Go Internasional! Muhammad Refi, Berkiprah di Changemaker Youth Leadership Camp 2026 Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus MAA Aceh Utara “Bu Dini” Dianugerahi Tokoh Seni dan Budaya Aceh Utara 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Robot Cakra Donya PNL Juara 1 Elektro Expo Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNL dan PT Perta Arun Gas Perpanjang MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In