MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil, SE, MM, atau yang akrab disapa Ayahwa, menyampaikan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada para donator yang telah membantu Kabupaten Aceh Utara saat menghadapi masa-masa darurat usai diterpa bencana banjir pada akhir tahun 2025 lalu. Senin, (8/6/2026)
Bantuan dana senilai Rp.10,4 miliar itu berasal dari berbagai pihak, baik secara pribadi maupun institusi atau lembaga, swasta dan pemerintah.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Utara, menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan yang telah diberikan kepada kami pada saat-saat awal menghadapi musibah bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025,” ungkap Ayah Wa
Bantuan tersebut, kata Ayahwa, berasal dari Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Aceh, Pemerintah antar Daerah, lembaga atau organisasi, maupun masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam penanganan percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Utara.
Pemkab Aceh Utara malalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) telah menerima bantuan tanggap darurat penanganan bencana banjir sejak Desember 2025 hingga Mei 2026 melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp.10.490.750.808 (sepuluh miliar empat ratus sembilan puluh juta tujuh ratus lima puluh ribu delapan ratus delapan rupiah).
Bantuan tersebut dianggarkan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dan digunakan untuk kebutuhan darurat dan penanganan pemulihan pasca banjir yang sifatnya sangat mendesak. Di antaranya untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban terdampak bencana banjir, pemulihan infrastruktur publik seperti membuka akses jalan dan jembatan darurat. Juga untuk bantuan logistik pangan dan obat-obatan, hingga kebutuhan harian penanganan bencana banjir. Selain itu, juga dipakai untuk pembersihan lumpur pada fasilitas umum, termasuk sekolah, rumah-rumah ibadah.
“Alhamdulillah, ini semua wujud solidaritas dan kepedulian dari Bapak Presiden, Pemerintah Aceh, Pemerintah Daerah serta masyarakat. Bantuan tersebut dikelola secara transparan dan digunakan tepat sasaran sesuai peruntukan penanganan darurat pascabencana,” ungkap Ayahwa.
Dengan adanya dukungan bantuan anggaran dan solidaritas dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merasa sangat terbantu. “Di tengah kondisi bencana saat itu, kami optimis proses pemulihan pascabencana akan berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan langsung oleh segenap lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Berikut rincian sumber bantuan (donasi) yang diterima Pemkab Aceh Utara sejak Desember 2025 s/d Mei 2026 :
1. Presiden Rp.4.000.000.000,-
2. Pemerintah Aceh Tahap I Rp.2.034.504.679,-
3. Pemerintah Aceh Tahap II Rp.3.113.628.629,-
4. Kabupaten Bandung Rp.100.000.000,-
5. Donasi dari Masyarakat Sleman Rp.100.000.000,-
6. Donasi dari Masyarakat Solo Rp.290.042.500,-
7. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Rp.500.000.000,-
8. Kabupaten Serang Rp.117.000.000,-
9. Donasi lainnya Rp.235.575.000,-
Jumlah yang diterima hingga saat ini Rp.10.490.750.808,-
Alhamdulillah, sekali lagi kami menghaturkan ribuan terimakasih kepada para donator yang telah membantu Aceh Utara, insyaAllah masyarakat Aceh Utara dapat segera kembali bangkit dan pulih dari bencana, baik kondisi ekonomi, maupun kehidupan sosial,” ungkap Ayahwa. {}



