Categories: News

Polres Pidie Pasang Spanduk Larangan PETI di Titik Rawan Penambangan Ilegal

MERDEKABICARA.COM | PIDIE – Dalam upaya mencegah aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Pidie melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang rawan aktivitas penambangan liar. Salah satu kawasan yang rawan terhadap PETI adalah Kecamatan Geumpang, Pidie, Kamis (10/4/2025)

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, mengatakan pihaknya akan terus mengedepankan upaya pre-emptif dan preventif untuk menekan aktivitas penambangan liar di wilayah hukum Polres Pidie.

“Kami menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan penambangan liar, karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan dan menimbulkan pencemaran sumber air, tetapi juga melanggar hukum yang dapat berujung pada sanksi pidana,” kata Kapolres Pidie.

Ada beberapa lokasi yang diduga sering dijadikan lahan penambangan ilegal. Di antaranya Simpang Alue Baroh Km 1 Bangkeh Geumpang, jalan Lamjeu Geumpang Km 14 Pulo Lhoih Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie.

Di beberapa tempat ini, polisi memasang spanduk imbauan berupa ajakan dan peringatan serta informasi ancaman sanksi hukum pidana apabila melakukan penambangan ilegal. “Pemasangan spanduk imbauan ini diharapkan diterima dan diindahkan oleh masyarakat agar tidak melakukan penambangan ilegal,” ujar Kapolres Pidie

Selain itu, anggota Polsek Geumpang yang dipimpin langsung oleh AKP Asnawi, juga melakukan pendekatan sosial kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa untuk membantu memberikan edukasi kepada warganya terkait bahaya penambangan secara ilegal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi peraturan perundang- undangan yang berlaku

Kapolres Pidie menambahkan, penghentian aktivitas penambangan ilegal memerlukan sinergi dari semua pihak. Lebih efektif dan efisien bila masyarakat sendiri juga memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan secara bersama-sama.

Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, saling mendukung dan bersinergi bersama seluruh stakeholder dalam upaya menghentikan aktivitas penambangan ilegal serta untuk menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. ” pungkas AKBP Jaka Mulyana SIK, MIK

Recent Posts

Pendidikan Vokasi Hadapi Era Digital, Dosen PNL Gelar Pelatihan 3D Printing untuk Guru Produktif SMK

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Teknologi industri manufaktur modern telah bekembang pesat, mengikuti tren tersebut, Pelaksana…

13 jam ago

Sukses Mediasi Konflik PTPN, Bupati Aceh Utara Raih Apresiasi Warga Cot Girek

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Masyarakat Kecamatan Cot Girek menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Aceh…

2 hari ago

BRA Aceh Utara Dorong Kolaborasi Lintas Sektor melalui Talk Show Peutrang Mata

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen perjuangan berkumpul…

3 hari ago

KKP Bantu Alat Berat Ekskavator, Percepat Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan bantuan…

3 hari ago

Resmi Dilanjutkan! Pemkab Aceh Utara Minta Sportivitas di Bupati dan Wakil Bupati Cup II 2026

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Lanjutan Turnamen Sepak Bola Bupati dan Wakil Bupati Cup II Aceh…

7 hari ago

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

1 minggu ago