Categories: Lingkungan

LPLHa: Pantau Pergerakan dan Penghalauan Gajah Liar ke Hutan Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan Ham ( LPLHa ) telah memfasilitasi 320 Kali Patroli dan sembilan kali Penggiringan Gajah Liar di Lanskap Cot Girek, kabupaten Aceh Utara, Aceh. Jumlah tersebut terjadi dalam rentang waktu selama 18 bulan.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Forum Pengelola Lanskap Cot Girek, yaitu Rapat Evaluasi dan Closing Ceremony Pengelolaan Lanskap Cot Girek Tahun 2024 di Aula Sekdakab Aceh Utara pada Jumat, ( 6 /12/24 ).

Forum ini merupakan forum multipihak yang melibatkan Pemerintah Aceh Utara, LSM lingkungan, pihak perusahaan , para camat dan geuchik setempat.

Forum ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Utara Nomor 522.51/77/2024 dan bertugas mengelola lanskap Cot Girek, yang wilayahnya ditetapkan melalui SK Bupati Nomor 522.51/861/2023.

Sejak pembentukannya, Forum Pengelola Lanskap Cot Girek telah rutin mengadakan rapat evaluasi setiap tiga bulan. Rapat ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan intervensi teknis pengelolaan lanskap yang selama ini dilaksanakan oleh LPLHa. LPLHa telah bekerja selama 18 bulan di wilayah tersebut.

Nabhani, Direktur LPLHa, melaporkan sejumlah capaian selama 18 bulan terakhir dalam rapat tersebut. Salah satunya adalah terbentuknya Unit Pengelola Gampong (UPG) di lima gampong yang berada di koridor gajah, yaitu Gampong Lubok Pusaka (Kecamatan Langkahan), Cot Girek  (Kecamatan Cot Girek), Alue Lhok, Peureupok, dan Blang Pante (Kecamatan Paya Bakong) .

Kelima desa ini memiliki intensitas konflik manusia dan satwa liar yang tinggi, terutama interaksi negatif dengan kawanan gajah liar yang sering menyebabkan kerugian, baik bagi warga (kerusakan kebun) maupun satwa itu sendiri (kehilangan koridor).

Untuk mengurangi konflik ini, LPLHa membentuk UPG yang bertugas memantau pergerakan gajah liar dan menghalau kawanan gajah yang mendekati permukiman atau perkebunan warga. Anggota UPG telah dibekali pelatihan mitigasi konflik satwa liar oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Aceh Utara dan dilengkapi teknologi smart patrol.

Hingga Desember 2024, tim patroli telah melaksanakan 320 kali patroli rutin di lima gampong, dan 9 kali penggiringan kawanan gajah liar.

Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa penurunan intensitas konflik manusia dan satwa liar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Penyerahan Pengelolaan Lanskap
Pada akhir sesi, Nabhani mengatakan bahwa masa tugas LPLHa di lanskap Cot Girek telah berakhir pada Desember 2024.

Pengelolaan teknis lanskap selanjutnya diserahkan kembali kepada Pemerintah Aceh Utara melalui Ketua Forum Pengelola yaitu Samsul Rizal, ST., MT.(Asisten II Sekdakab Aceh Utara). Penyerahan ini dilakukan secara simbolis dengan penyerahan dokumen dan plakat dari LPLHa kepada Pemerintah Aceh Utara.

Napbani berharap Pemerintah Aceh Utara dapat terus melanjutkan pengelolaan lanskap Cot Girek, sehingga berbagai flora dan fauna di wilayah tersebut tetap terlindungi, dan kesejahteraan masyarakat meningkat sesuai dengan harapan bersama. “Semoga keberlanjutan pengelolaan ini membawa manfaat yang lebih besar bagi semua pihak,” tutupnya. {}

Recent Posts

Wujudkan Mimpi Lebaran, Yulinda Sayuti Ajak Anak Yatim Belanja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe bersama Dewan Kerajinan…

16 jam ago

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii Sabillah

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar kegiatan Ramadhan…

6 hari ago

Wujud Kepedulian, Perta Arun Gas Sebar 1.000 Paket Kebaikan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H diisi para Perwira Perta Arun…

1 minggu ago

Tak Hanya Bantu Korban Banjir, PT Satya Agung Juga Salurkan CSR untuk Sarana Ibadah

MerdekaBicara.com - Aceh Utara | Banjir yang terjadi di penghujung 2025, menyebabkan banjir dalam iga…

2 minggu ago

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Rizal Syahyadi, resmi meraih gelar Doktor…

2 minggu ago

Ramadhan: Obat dan Penawar dalam Satu Tahun

MERDEKABICARA.COM | Ramadhan bukan sekadar perintah ritual tahunan, melainkan momentum pemulihan menyeluruh bagi manusia—jasad dan…

2 minggu ago