Categories: Sosmas

Selidiki Praktek Jual Beli Buku LKS, Inspektorat Kota Lhokseumawe Datangi Sekolah

MERSEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE – Inspektorat kota Lhokseumawe, Aceh mulai turun ke sekolah dasar dan menengah pertama untuk memastikan praktik jual beli Lembar Kerja Siswa. Penyelidikan khusus ini menindaklanjuti aksi demo mahasiswa beberapa waktu lalu yang meminta Wali Kota Lhokseumawe menghentikan praktik jual beli LKS.

“Benar, wali kota sudah menyurati kami untuk memastikan kebenaran informasi terkait jual beli LKS di sekolah” kata Inspektur Kota Lhokseumawe, Azwar di ruang kerjanya, Jumat sore (4/2/22).

Secara eksplisit, Azwar mengakui praktik jual beli LKS di sekolah dalam wilayah Pemkot Lhokseumawe benar adanya, dan sudah berlangsung lama. Dia juga menyebut praktik ini bertentangan dengan regulasi. Namun dia tidak mau mendahului tim yang sedang bekerja di lapangan.

“Saat ini tim sudah turun ke sekolah-sekolah yang ada menjual LKS, karena kita tidak mungkin turun ke senua sekolah. Kita terus berkordinasi dengan Dinas P&K terkait sekolah mana saja yang ada praktik itu. Tim bekerja di lapangan selama 14 hari” kata Inspektur Kota Lhokseumawe ini.

Selanjutnya, kata Azwar, pihaknya merumuskan dan melaporkan hal tersebut kepada pimpinan yakni Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam SMNI dan PMII menggelar aksi unjuk rasa menentang kebijakan oknum tertentu yang melegalkan praktik jual beli LKS di depan kantor wali kota Lhokseumawe, Selasa (25/2/22).

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya menyanggupi tuntutan mahasiswa apabila terbukti praktik jual beli LKS di sekolah akan memberikan sanksi.

Ada 3 tuntutan yang disanggupi oleh Wali Kota, yakni ;

1. Akan melakukan pencopotan Kadis Dikdas apabila terbukti melakukan pungutan liar LKS kepada siswa sekolah dasar yang mana dibuktikan inspektorat Lhokseumawe

2. Melakukan pencopotan jabatan terhadap kepala sekolah di bawah kuasa hukum wali kota Lhokseumawe, setelah penyelidikan inspektorat Lhokseumawe

3. Meminta wali kota segera mengevaluasi kinerja tenaga pendidik, dinas pendidikan kota Lhokseumawe dan seluruh pihak terkait. {}

Recent Posts

PIM Santuni 700 Anak Yatim Desa Lingkungan Perusahaan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan…

13 jam ago

Kapolri Bantu Alat Berat, Percepat Pemulihan Pasca Banjir di Kabupaten Pidie

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui dukungan langsung…

21 jam ago

Tim PkM PNL Salurkan Peralatan Mitigasi dan Tanggap Darurat bagi Warga Lhokseumawe

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Aceh di akhir November 2025.…

2 hari ago

Polsek Tangse Bersama Muspika Mediasi Isu Penambangan Emas Ilegal di Sungai Neubok Badeuk

MERDEKABICARA.COM | PIDIE -  Menyikapi isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan keberadaan alat…

2 hari ago

Tim PKM Tanggap Darurat Bencana PNL Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Desa Meunasah Kumbang Lhokseumawe

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Sebagai bentuk kepedulian dan gerak responsif PNL terhadap bencana hidrometeorolgi yang…

4 hari ago

Satreskrim Polres Pidie Bongkar Aksi Pencurian Beruntun di Belasan Sekolah, Pelaku Ditangkap di Banda Aceh

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie bersama Unit Jatanras Polda Aceh…

4 hari ago