Categories: Hukum

Fraksi PDI P:Oknum Aparat Pemerintah DKI Telah Diatur Oleh Mafia Tanah

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Sengketa lahan di Jalan Kapuk Indah, hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Lahan yang juga merupakan akses jalan bagi warga sekitar masih ditutup permanen secara sepihak oleh Gunawan cs tanpa alasan jelas, Rabu (25/10/2021).

Pagar beton yang menutup akses jalan tersebut pernah dibongkar oleh pihak Ahok beberapa waktu lalu, namun tembok pembatas kemudian muncul kembali dengan tumpukan box mobil bekas dan sampah yang diduga sengaja diletakkan untuk menutupi jalan.

Masalah lahan sengketa ini sebenarnya sudah beberapa kali dimediasi oleh pihak terkait, bahkan sudah melalui proses pengadilan dan telah diputuskan oleh pengadilan Jakarta Utara dan dimenangkan oleh pihak Ahok sebagai pemilik lahan dengan keputusan inkrah.

Pihak the tiau hok kembali mendatangi lahan yang selama ini menjadi sengketa antara pihaknya dengan pihak Gunawan cs pada Selasa pagi (26/10/2021).

Kedatangan Ahok berserta Camat dan satpol PP Jakarta Utara, disertai anggota dewan dari perwakilan fraksi PDI P yang meninjau langsung lokasi sengketa untuk mengetahui permasalahan yang terjadi.

“Kami datang ke tempat ini untuk meninjau sajauh mana permasalahan yang ada dan akan kami bahas nanti selajutnya.” Ucap perwakilan dari fraksi PDI P, Jhony Simanjuntak

Pihak lain yang turut datang ke lokasi tak banyak memberikan komentar kepada media. Mereka hanya meninjau sejauh mana permasalahan terjadi, hingga tak kunjung terselesaikan.

Pihak Ahok yang diwakili oleh pengacaranya mengaku akan melanjutkan perkara ini karena merasa dirugikan.

“Kami akan terus melanjutkan perkara ini hingga ketingkat paling atas karena permasalahan ini sudah lama dan berlarut-larut dan tak kunjung selesai. Dan lagi ini seperti ada pembiaran dalam masalah lahan tersebut yang memang secara tata ruang diperuntukkan untuk akses jalan umum,” ucap Kuasa Hukum Ahok, Iming.

Iming menambahkan ada pihak tertentu yang diduga ikut bermain dalam masalah lahan, dimana surat-surat yang ia kirimkan tidak pernah sampai kepada pihak yang dituju.

“surat-surat dikirimkan ke pihak terkait baik Sekda atau Walikota juga Wagub dan Gubernur, namun tidak ada satupun yang ditanggapi atau ditindak lanjuti hingga saat ini” Ujar Iming.(Rl)

Recent Posts

Petani Serbajaman Baroh Rampung Bersihkan 250 Meter Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, pentingnya peran saluran…

14 jam ago

Di Hadapan Masyarakat Tanah Luas, Pak Tam Keluhkan Masalah Honor Konten Bupati Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Klarifikasi kegaduhan yang bermula dari sebuah video TikTok akhirnya berujung di…

21 jam ago

Mengaku Salah, Fakhrurrazi “Pak Tam” Minta Maaf Soal Hoaks Excavator di Tanah Luas

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Fakhrurrazi atau yang akrab disapa “Pak Tam” akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka…

2 hari ago

Warga Desa Tanjong Mesjid Kompak Lakukan Normalisasi Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Dalam upaya mendukung Kelancaran kelancaran aliran air ke lahan pertanian, masyarakat…

2 hari ago

Lepas Kloter BTJ-11, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Doakan Keselamatan Jemaah

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH -Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., melepas Jamaah Calon Haji Provinsi…

2 hari ago

Geliat Petani Desa Ceubrek Tanah Luas Hidupkan Kembali Lahan Sawah Terbengkalai

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Harapan petani di Desa Cibrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara…

3 hari ago