Categories: Sosmas

Jelang Musim Tanam, Dua Desa di Tanah Luas Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Semangat gotong royong kembali hidup di Kecamatan Tanah Luas. Warga Desa Punti SB dan Desa Serbajaman Tunong bahu-membahu membersihkan lumpur dan sampah pada saluran pompanisasi yang mengaliri air ke areal persawahan petani.

Aksi bersih-bersih dilakukan secara manual sepanjang saluran irigasi lebih kurang 2.000 meter. Peralatan yang digunakan warga berupa cangkul dan parang.

Kepala Desa Punti SB, Usman, didampingi Kepala Desa Serbajaman Tunong, Muslim, menyampaikan bahwa pembersihan ini menjadi syarat utama sebelum petani turun ke sawah.

“Seluruh saluran sepanjang dua ribu meter harus bersih. Jika saluran mampet, aliran air untuk retribusi ke sawah akan terhambat. Tujuannya agar kecukupan air bisa merata dan petani tidak dirugikan,” ujar Usman di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, gotong royong ini penting untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian padi di dua desa. “Budaya seperti ini harus dihidupkan kembali. Ini bentuk kebersamaan kita dalam membangun lumbung padi dan memastikan petani punya air yang cukup,” katanya.

Berdasarkan data desa, luas areal persawahan di Desa Punti SB mencapai 30 hektare lebih. Sementara di Desa Serbajaman Tunong lebih dari 25 hektare.

Para petani di dua desa tersebut mengandalkan mesin pompa air yang pengadaannya berasal dari anggaran desa masing-masing. Untuk mendukung kegiatan gotong royong, biaya operasional berupa konsumsi makan dan minum petani juga ditanggung oleh desa masing-masing.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal rutinitas perawatan saluran irigasi, sehingga produktivitas padi di wilayah Tanah Luas dapat terjaga menjelang musim tanam.

Ia berharap sama pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk terus mendukung pembangunan desa sari segala sektor terutama kebutuhan para petani,sehingga pertumbuhan gabah petani normal dengan kecupan air.
Selain itu para petani daerah tersebut juga membutuhkan saluran cacing untuk aliri air ke sawah petani yang belum terbangun.

Recent Posts

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Belasan Ribu Warga Berkumpul di Lhoksukon

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Belasan ribu masyarakat dari berbagai elemen memadati halaman Kantor Bupati Aceh…

15 jam ago

Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

MERDEKABICARA.COM |  LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan capaian penting dalam perjalanan penguatan…

3 hari ago

FMIPA Unsri Kembangkan EL-SIBERUNG Berbasis AI, Perkuat Kompetensi Guru Pendidikan Khusus

MERDEKABICARA.COM | PALEMBANG -  Teknologi kecerdasan buatan mulai membuka ruang baru dalam pendidikan khusus. Bukan…

3 hari ago

Mahasiswi Jurusan Bisnis PNL Raih Dua Juara di International Business Administration Competition 2026

MERDEKABICARA.COM | BANDUNG -Dua mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Jurusan Bisnis, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL)…

4 hari ago

Pemkab Aceh Utara Kucurkan Rp11,2 Miliar untuk Pemulihan Pasca-Bencana Tahap III

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menyalurkan bantuan pasca-bencana tahap III untuk…

5 hari ago

PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE -;Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) meraih 12 medali pada Pekan Olahraga dan Seni…

5 hari ago