Categories: Lingkungan

Pasca Banjir Bandang, Warga Bersihkan Material di Wilayahnya

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA -Masyarakat dan tim gabungan di Desa Ludai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mulai melakukan pembersihan material pasca banjir bandang yang terjadi di wilayahnya, Jumat (3/9). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi di wilayahnya saat ini mulai kondusif dan sudah surut.

“Untuk kondisi banjir di Desa Ludai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar saat ini sudah surut,” sebut Herman Idrus dari BPBD Kab. Kampar, saat dimintai konfirmasinya melalui pesan singkat.

Pihaknya bersama TNI/Polri, PMI, dan instansi terkait lainnya juga telah memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang berupa 10 dus mie instan dan 240 pcs masker.

Sebelumnya BPBD Kabupaten Kampar melaporkan, banjir bandang yang terjadi pada Senin (30/8), pukul 00.15 WIB lalu dipicu karena adanya pendangkalan Sungai Batang Bio di Desa Ludai. Pendangkalan tersebut menyebabkan air meluap ke kawasan rumah warga. Hujan dengan intensitas tinggi memperparah kondisi banjir bandang saat kejadian.

Tinggi mata air (TMA) dilaporkan berkisar 10 sampai 50 sentimeter.

Sebanyak 135 KK atau 450 jiwa terdampak banjir bandang tersebut. Selain itu,  21 unit rumah, 1 unit sekolah, 1 unit masjid, 2 unit pelayanan kesehatan, dan 10 unit fasilitas umum lainnya terendam.

Herman juga menambahkan, pihaknya juga telah menyalurkan informasi peringatan dini kepada masyarakat melalui media sosial dan sosialisai langsung kepada masyarakat.

“Kami telah meneruskan peringatan dini dari pemerintah pusat kepada masyarakat melalui media sosial dan sosialisasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut laporan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim hujan pada bulan Oktober dan November 2021. Pada akhir tahun, Provinsi Riau diprediksi akan mengalami musim hujan lebih basah dari pada normalnya.

Selain Riau, sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian barat hingga selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian selatan, dan Papua bagian selatan juga diprediksi akan mengalami hujan lebih basah dari pada normalnya.

Menanggapi prediksi di atas, masyarakat dan pemangku kepentingan dihimbau Waspada terhadap potensi angin kencang, hujan deras dalam waktu singkat, serta puting beliung. Para pemangku kebijakan diminta untuk dapat lebih mengoptimalkan kesiapsiagaan dan pencegahan dengan adanya informasi cuaca dan iklim dari BMKG tersebut. {}

Recent Posts

Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Forum Geuchik Matang Tengoh bersama Majelis Arbabul Hija sukses menggelar Kegiatan…

10 jam ago

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Pidie Gelar Upacara dan Syukuran Bersemangat Presisi

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Polres Pidie menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan…

18 jam ago

Jelang Musim Tanam, Dua Desa di Tanah Luas Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Semangat gotong royong kembali hidup di Kecamatan Tanah Luas. Warga Desa…

22 jam ago

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Luas Laksanakan Bakti Sosial untuk Masyarakat Rentan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Polsek Tanah Luas Polres Aceh Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa…

2 hari ago

Wujud Nyata Kepedulian, Polres Pidie Serahkan Kunci Hasil Bedah Rumah Warga di HUT Bhayangkara ke 80

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pidie kembali…

3 hari ago

Satu Korban Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal, Tim Gabungan Buru Korban Kedua

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Tim gabungan berhasil menemukan satu dari dua remaja Gampong Meunasah Rayeuk…

5 hari ago