• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, September 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Penghapusan Peta Palestina, Hamas: Google dan Apple Tunduk Pada Narasi Zionis Israel

19 Juli 2020
Reading Time: 1 min read
A A

MERDEKABICARA.COM | Langkah penghapusan peta Palestina yang dilakukan dua perusahaan Google dan Apple dari peta dunia, sebagai ketundukan keduanya kepada narasi Israel, dan langkah pelanggaran terhadap hukum dan keputusan internasional dan HAM.

Demikian pernyataan Juru bicara Hamas, Hazim Qasim dalam siaran persnya yang juga menyebutkan, langkah ini mencerminkan ketundukan kepada narasi penjajah zionis, dan mengingkari realitas sejarah.

Qasim menambahkan, penghapusan Negara Palestina dari peta dunia, akan menambah keberanian penjajah Israel melanjutkan pelanggarannya terhadap hukum dan keputusan internasional.

Tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum dan keputusan internasional dan HAM, tegas Qasim.

Dilansir dari As-Source News di Timur Tengah edisi Kamis mengungkap informasi dari surat kabar Amerika dan Rusia, terkait penghapusan peta Palestina yang dilakukan Google dan Aple dari peta aplikasi keduanya.

Surat kabar tersebut merilis via akun twitternya, sebagai respon atas langkah penghapusan yang dilakukan kedua perusahaan tersebut, mesin pencari Rusia “Yandex” telah mempertahankan kemunculan Palestina di petanya.

Menteri luar negeri Palestina, Riyad al-Maliki menjelaskan bahwa otoritas Palestina saat ini tengah menempuh langkah hukum untuk merespon kebijakan yang dilakukan Google dan Apple.

 

Sumber: palinfo

Tags: GooglePalestinasosmasZionis
SendShareTweet
Next Post

Ratusan Rumah Tertutup Lumpur, Korban Banjir Bandang Kembali Ditemukan di Luwu Utara

Rekomendasi

Gugus Tugas Covid-19 Aceh: ODP Aceh Capai 2.190 Kasus

6 tahun ago

Pasca Erupsi Gunung Sinabung, 3 Kecamatan Terhampar Abu Vulkanik

6 tahun ago

Trending

  • PNL Gemilang di Panggung Nasional, 6 Finalis Sapu Bersih Juara KMIPN VIII 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemuda Kompas Aceh Utara Go Internasional! Muhammad Refi, Berkiprah di Changemaker Youth Leadership Camp 2026 Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng PDGI, Bunda PAUD Lhokseumawe Hibur Anak-Anak Terdampak Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Robot Cakra Donya PNL Juara 1 Elektro Expo Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In