Categories: HukumSosmas

Polri Selidiki Kelangkaan Masker dan Hand Sanitizer

MERDEKABICARA.COM – Akibat merebaknya Virus Corona atau Covid-19, masyarakat di sebagian daerah kabupaten/kota kesulitan untuk mendapatkan masker dan Hand Sanitizer sebagai alat untuk pencegahan penularan penyakit ini. Kelangkaan ini tengah diusut oleh Satgas Pangan Polri.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan kelangkaan masker dan Hand Sanitizer yang biasanya mudah di dapatkan di minimarket, toko obat dan pasar diduga karena banyaknya permintaan. Namun, penyelidikan tetap dilakukan.

“Saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kelangkaan dan harga tinggi pada masker dan Hand Sanitizer,” kata Kombes Asep Adi Saputra, Selasa (24/3/2020).

Kombes Asep mengatakan meski diduga karena adanya permintaan tinggi, Satgas Pangan tetap melakukan penyelidikan bilamana ada pihak yang sengaja menimbun barang itu untuk mencari keuntungan semata.

“ Fakta yang ditemukan di lapangan bahwa tingginya tingkat permintaan dari masyarakat atas kedua barang tersebut,” ujarnya.

Tangani 45 Kasus Hoax, Ancaman Hukum 6 Tahun Penjara

Sementara Polri merilis jumlah kasus pemberitaan bohong atau hoax terkait Virus Corona atau Covid-19. Jumlah kasus kini bertambah menjadi 45, yang sebelumnya 44 Kasus.

“Penanganan kasus hoax virus corona sampai dengan hari ini, Selasa, 24 Maret 2020 sebanyak 45 kasus,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, Selasa (24/3/2020).

Kombes Asep menjelaskan penambahan kasus itu ada di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Kasus hoax ini ditangani di Polda masing-masing.

“Penambahan dari Polda NTB 1 Kasus,” ujarnya.

Adapun para tersangka dijerat dengan UU ITE Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No.11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat (1) UU RI No.14 tahun 1946.

“Ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda 1 miliar,” jelasnya. {}

 

Recent Posts

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii Sabillah

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar kegiatan Ramadhan…

4 hari ago

Wujud Kepedulian, Perta Arun Gas Sebar 1.000 Paket Kebaikan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H diisi para Perwira Perta Arun…

1 minggu ago

Tak Hanya Bantu Korban Banjir, PT Satya Agung Juga Salurkan CSR untuk Sarana Ibadah

MerdekaBicara.com - Aceh Utara | Banjir yang terjadi di penghujung 2025, menyebabkan banjir dalam iga…

2 minggu ago

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH - Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Rizal Syahyadi, resmi meraih gelar Doktor…

2 minggu ago

Ramadhan: Obat dan Penawar dalam Satu Tahun

MERDEKABICARA.COM | Ramadhan bukan sekadar perintah ritual tahunan, melainkan momentum pemulihan menyeluruh bagi manusia—jasad dan…

2 minggu ago

Menteri Ekraf: Produk Kreatif Lhokseumawe Siap Tembus Pasar Global Lewat Bazar Ramadhan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Dorong brand lokal Lhokseumawe, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif Republik…

3 minggu ago