Categories: NasionalSosmas

Mentan Syahrul Promosi Pengembangan Mangga dan Anggur

MERDEKABICARA.COM | JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta para dirjen dan sejumlah staf di Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penanaman pohon mangga dan anggur di sekitar area Taman Wisata Kalijodo, Jakarta Barat. Penanaman dilakukan sebagai bentuk dan tanda semakin eratnya kerukunan dan persaudaraan Keluarga Mandar Sulawesi Barat.

“Saya minta taman Kalijodo ini ditanami buah. Saya punya mangga yang dikupas tidak perlu pakai pisau. Mangga saya seperti pisang. Kemudian saya juga punya anggur, maka itu saya minta Litbang untuk melakukan penanaman disini,” ujar Syahrul saat menghadiri Musyawarah Wilayah Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (BPW KKMSB) di Taman Wisata Kalijodo, Minggu (24/11).

Syahrul mengatakan, pihaknya siap menyediakan bibit mangga dan anggur yang memiliki kualitas baik dengan kapasitas area 2.000 hektare. Selain menjadikan area taman asri, penanaman juga akan mengundang kehadiran ekonomi rakyat sekitar.

“Tolong siapkan bibit untuk 2.000 hektare. Kalau cuma Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara itu hanya wilayah pemerintahan saja. Tetapi yang namanya Bugis Makassar, Mandar dan Toraja itu satu kesatuan yang tidak boleh berpisah,” katanya.

Adapun dalam kehadirannya di Muswil ini, Syahrul mengaku ingin menunjukan persaudaraan sesama orang Bugis yang tidak pernah lekang oleh ruang dan waktu. Persaudaraan orang Bugis harus memiliki derajat yang tinggi diantara deretan pangkat dan jabatan.

“Kalau kita dikasih jabatan itu harus serius. Tapi jabatan dan pangkat itu hanya bagian dari daki-daki. Buat saya harta saja tidak cukup. Yang bikin kita cukup itu adalah masih adanya saudara di sekitar kita, masih ada temen diantara kita,” katanya.

Syahrul menceritakan, selama ini ada tiga sosok di Kerajaan Goa yang tidak pernah berpisah. Ketiganya adalah Sultan Hassanudin, Balanipa Mandar dan Kerajaan Wajo. Ketiga adalah sejarah kuat, dimana Raja Goa, Raja Mandar dan Raja Wajo bertahan dalam Benteng Somba Opu dari gempuran 10 ribu bom.

“Oleh karena ini penghormatan buat saya karena mereka melindungi rakyat secara tulus. Begitu juga dengan saya, saya tidak biasa bekerja main-main,” tukasnya. (Fahrizal S)

Recent Posts

Wali Kota Lhokseumawe Dialog Bareng BEM: Suara Mahasiswa Jadi Kunci Arah Pembangunan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH menggelar audiensi bersama…

9 jam ago

‎Polres Pidie Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk, Dukung Ketahanan Pangan Bersama Petani Milenial

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Polres Pidie bersama Pemerintah Kabupaten Pidie menyerahkan bantuan bibit jagung, pupuk,…

13 jam ago

Walidi Lhoksukon dalam Safari Subuh TU Aceh: Syukur dan Sabar adalah Dua Sayap Kehidupan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Safari Subuh Tadzkiratul Ummah (TU) Aceh kembali menebarkan cahaya ukhuwah dan…

3 hari ago

Safari Subuh KOMPAS Aceh Utara di Masjid Nurul Iman: Pemuda Bangkit, Cahaya Subuh Kian Bersinar

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA-Semangat kebersamaan dan syiar Islam kembali terasa hangat dalam kegiatan Safari Subuh…

4 hari ago

Ilham Surya, Mahasiswa Teknik Mesin PNL, Raih Juara I Tingkat Nasional CAD-CAM Milling NCC 2026

MERDEKABICARA COM | BANDUNG - Kabar membanggakan kembali mengalun dari dunia pendidikan vokasi Indonesia. Politeknik…

5 hari ago

PNL Mengguncang Peta Pendidikan Vokasi: Prodi Akuntansi dan Administrasi Bisnis Raih Akreditasi Unggul

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali mencatatkan capaian strategis yang memperkuat reputasinya…

7 hari ago