• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Grup Band “Debu” Meriahkan Aceh Internasional Rapa’i Festival (ACIRAF) 2018

1 November 2018
Reading Time: 2 mins read
A A

LHOKSEUMAWE | MERDEKABICARA.COM – Kabar akan tampilnya Grup Band musik sufi Muslim “Debu” ikut memeriahkan panggung Aceh International Rapa’i Festival (ACIRAF ) 2018 di Veneu Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Selasa malam 6 November 2018 semakin membuat suasana meriah.

Grup Band Debu yang bermaterikan Daood Abdullah (drum) Fatimah Husniah (baglama (saz), biola), Layla Wafiyah (harpa, kanoon, tambur & vokalis), Ali Mujahid Abdullah (bass & backing vocal), Kumayl Mustafa Daood (vokalis utama, oud, biola, komposer & pengaransir), Naimah Mahmoud (mandolin, perkusi, oud) dan sejumlah pemain pendukung lainnya.

Direncanakan Grup Band Debu akan mendarat di Bandara Malikussaleh, pada Selasa pagi, kemudian pada malam harinya akan langsung show di panggung utama.

Panitia ACIRAF, Irfan (31/10) mengatakan, kehadiran grup musik asal Jakarta baru dipastikan setelah ada komunikasi dari pihak kementerian periwisata RI yang membiayai kehadiran band bernuansa perkusi Islami itu.

“Kabar baru yang kita dapat, bahwa Band Debu juga akan  tampil memeriahkan di pentas utama di Stadion Tunas Bangsa, ini sesuai dengan tema ACIRAF itu sendiri, maka pihak Kementerian memilih band itu karena bernuansa Islami,” terang Ivan.

Dengan kehadiran Grup musik Debu ini, kita berharap dapat memberikan nuansa panggung perkusi lintas negara tersebut akan semakin menarik dan meriah. Kemudian dapat animo masyarakat untuk menyaksikan perhelatan 4 hari 4 malam itu semakin besar.

Ketua Dewan Kesenian Kota Lhokseumawe, Peutuha Din mengatakan,  ACIRAF 2018 berisi serangkaian acara seni budaya Rapai, perkusi dan musik kolaborasi berlangsung di tiga titik venue yaitu, Panggung Utama di Stadion Tunas Bangsa, Lapangan Sudirman serta Waduk Jeulikat.
Rangkaian acara antara lain, konser perkusi, musik kolaborasi, pementasan sosiodrama Rapai Tempo dulu, Field Trip dan seminar. Ada juga acara pawai budaya dan pementasan musik kolaborasi di Lapangan Sudirman.

“Ini merupakan even bertaraf internasional yang pertama kali di Lhokseumawe, mudah-mudahan tujuan kita untuk melestarikan budaya tradisi khususnya Rapa’i ini semakin mendapat perhatian dari semua pihak, terutama masyarakat,” jelas Peutuha.

Sampai berita ini diturunkan sejumlah negara yang akan ikut berpartisipasi pada acara ACIRAF 2018  seperti, Malaysia, Thailand, India, Turki, Uzbekistan. (Red)

 

SendShareTweet
Next Post
Ilustrasi

Tambak Udang Pesisir Barat Sumatra Masuk Zona Merah

Rekomendasi

Era Modern, Prajurit TNI Korem 011/Lilawangsa Dibekali Pengetahuan Teknologi Digital

2 tahun ago
Surat Pernyataan Mudur Diri Keuchik Teupin Jok Kec. Nibong

Kasi Pemerintah Kecamatan Nibong: Surat Copian Saja yang Kami Terima, yang Asli Ada pada Keuchik Teupin Jok

7 tahun ago

Trending

  • Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In