Home / Sosmas / DP3A Aceh adakan Worskhop di 5 Kabupaten/Kota

DP3A Aceh adakan Worskhop di 5 Kabupaten/Kota

AcehUtara | MERDEKABICARA.COM – Acara pembukaan Worskhop Mekanisme Komunitas Aman dengan Tema “ Kita Tingkatkan dan Kepedulian Masyarakat Untuk Perlindungan Kepada Perempuan dan Anak,  yang diselenggarakan oleh Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA)  Provinsi Aceh bekerjasama dengan P2TP2A  (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempan dan Anak ) Aceh serta DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak )  Aceh dan Kabupaten Aceh Utara bertempat di Aula SMKN 2 Lhokseumawe yang dibuka oleh Kepala Dinas (24/10).

Worskhop kali ini merupakan acaranya yang ketiga setelah Langsa dan Aceh Timur, rangkaian acara yang diadakan oleh Dinas PP dan PA Provinsi Aceh dilaksanakan di 5 Kobupaten/Kota yaitu Kota Langsa, Kabupeten Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe dan Kabupten Pidie.

Panita Pelaksana Kegiatan DasritaBakri,S.Si.MPA mengatakan, Acara worskhop di Kabupaten Aceh Utara diadakan selama satu hari, dengan peserta sebanyak 100 orang yang terdiri dari Dinas terkait, unsur TP-PKK, P2TP2A, LSM, Unsur Perempuan/Anak, Pendamping Panti, Polsek, Camat, Babinsa, Kader Posyandu, Keuchik, Tuha Peut dari Gampong di Kabupaten Aceh Utara, dimana acara ini bertujuan agar aparat gampong terlibat akif dalam penangganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan memahami dan mengetahui berbagai persoalan yang berkembang dan bagaimana cara penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sehingga diperoleh solusi dan tindak lanjut , jelasnya.

Sementara itu  Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara,  Drh. Khuzaimah A.Latif, MM pada kesempatannya mengatakan, ” angka pelecehan seksual, narkoba dan kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat tinggi, terbukti dengan penilaian merah terhadap Aceh Utara di tingkat Provinsi Aceh”. ungkapnya.

Lebih lanjut Khuzaimah mengatakan,” kasus yang sering terjadi di aceh utara adalah kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan oleh suami, maka  dengan adanya Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan satu acuan dalam penangganan, dan memperkecil angka-angka tersebut. terangnya.

 

PENULIS  : ARIEF ZAKARIA

EDITOR    : ARZAK

 

Komentar

Baca juga

DPD RI Asal Aceh : Hukuman Koruptor Potong Tangan dan Pancung

LHOKSEUMAWE | MERDEKABICARA.COM – Anggota DPD RI dari wilayah pemilihan Aceh Fachrul Razi, MSP  kepada Media …