• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Sosmas

Paripurna DPRA: Tantawi Titip Harapan Rakyat Kecil ke Mualem

20 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
A A

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Demokrat, H. Tantawi, S.IP., M.AP, menyampaikan sejumlah persoalan mendesak kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).

Hal tersebut disampaikan dalam forum rapat paripurna DPR Aceh,Rabu 20 Mei 2026.
Pembauasan mulai dari kondisi pertanian pascabencana, persoalan kebijakan desil bantuan sosial, hingga infrastruktur jembatan yang membahayakan keselamatan masyarakat.

Tantawi juga menyoroti kondisi sektor pertanian yang hingga kini dinilai belum tertangani maksimal pascabencana sekitar enam bulan lalu.

Menurutnya, banyak lahan pertanian masyarakat mengalami kerusakan parah dan belum mendapat perhatian serius, padahal kondisi tersebut berpotensi memengaruhi produktivitas pangan dan ekonomi masyarakat di masa mendatang,”ujarnya

“Kita meminta Pemerintah Aceh segera menyurati Kementerian Pertanian agar ada langkah percepatan penanganan terhadap lahan-lahan pertanian yang rusak berat.Kita juga menilai pemerintah pusat perlu mengetahui secara langsung kondisi riil masyarakat agar dukungan rehabilitasi sektor pertanian dapat segera diwujudkan demi menyelamatkan mata pencaharian warga,”tegasnya

Selain itu,Tantawi juga menyinggung kebijakan penggunaan data desil yang dinilai masih menyisakan persoalan di lapangan.

Menurutnya, banyak Warga Aceh yang secara ekonomi tergolong miskin dan tidak mampu justru masuk kategori desil 8 ke atas, sehingga berpotensi kehilangan akses bantuan pemerintah, termasuk bantuan UMKM, beasiswa pendidikan, hingga Program Indonesia Pintar (KIP) bagi anak-anak mereka,paparnya

Tantawi, menilai pemberlakuan data desil di Aceh saat ini perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran, terutama setelah Aceh dilanda musibah banjir besar beberapa waktu lalu.

“Banyak masyarakat yang sebelumnya hidup cukup kini justru jatuh miskin, kehilangan mata pencaharian, bahkan kembali ke titik nol untuk membangun ulang perekonomian keluarga. Karena itu, Tantawi meminta pemerintah lebih bijak dan realistis dalam melihat kondisi riil masyarakat agar warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan tidak kehilangan hak mendapatkan bantuan sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.

Tantawi, meminta Pemerintah Aceh menyurati Kementerian Sosial agar menunda untuk dievaluasi dan pembenahan data penerima manfaat supaya bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.Tantawi menegaskan, jangan sampai masyarakat miskin kehilangan hak hanya karena persoalan ketidaksesuaian data administratif yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.Tantawi juga menyampaikan apresiasi kepada Mualem atas penganggaran pembangunan jalan Kreung Mane–Sawang tembus Bireuen. Namun, ia mengingatkan masih ada persoalan serius berupa jembatan rangka baja yang putus di kawasan tersebut.

Kondisi itu memaksa pelajar dan masyarakat menggunakan rakit untuk menyeberang, bahkan saat banjir datang jembatan darurat kerap hanyut, anak-anak ke sekolah harus berenang dalam kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa mereka, Tantawi berharap Pemerintah Aceh dapat menjadikan pembangunan jembatan tersebut sebagai prioritas tahun ini agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. {}

Tags: DPRAGubernur AcehMualemParipurna DPRA
SendShareTweet
Next Post

Muspika Tanah Luas Lantik 1 Keuchik dan 19 Anggota Tuha Peut

Rekomendasi

Tim Abdimas FISIP USU Gelar Pelatihan Penyusunan Monografi dan Profil Desa

4 tahun ago

Polisi Gerebek Pabrik Sabu Rumahan di Lubang Buaya Jakarta Timur

6 tahun ago

Trending

  • Ketua KPA (Panglima Muda DIII Tgk Syiek Paya Bakong) Sofyan Ismail Tinjau Rekannya Musibah Kebakaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satukan Warga, Forum Geuchik Matang Tengoh Sukses Gelar Pengajian Majelis Arbabul Hija Ke-34

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sah! Yogi Prahananda Resmi Jadi Calon Nomor Urut 2 di Gampong Seulalah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suara Menarik Perhatian, Komunikasi Menggerakkan Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Silent Growth: Bertumbuh dalam Diam, Berdampak dalam Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In