MERDEKABICARA.COM | MALAYSIA – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi melalui perluasan kemitraan internasional dengan dunia industri dan institusi pendidikan di Malaysia. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PNL dalam mewujudkan visi sebagai institusi yang berakhlak, inovatif, unggul, dan berdaya saing global.
Kegiatan lawatan ini mencakup kunjungan ke sejumlah mitra strategis, baik dari sektor industri maupun pendidikan vokasi. Pada sektor industri, PNL melakukan penjajakan kerja sama dengan Gott Sdn. Bhd dan PKT Logistics. Kedua perusahaan tersebut dinilai memiliki kapasitas dan ekosistem industri yang relevan dalam mendukung penguatan kompetensi sumber daya manusia vokasi berbasis kebutuhan global.
Dalam pertemuan dengan Gott Sdn. Bhd, kedua belah pihak membahas peluang implementasi program magang internasional bagi mahasiswa dan dosen, sebagai bagian dari upaya peningkatan pengalaman praktis, transfer pengetahuan, serta penguatan kapasitas profesional di lingkungan industri internasional. Sementara itu, kerja sama dengan PKT Logistics diarahkan pada pengembangan kompetensi di bidang logistik dan manajemen rantai pasok berbasis teknologi, yang semakin menjadi kebutuhan strategis di era globalisasi.
Pada sektor pendidikan, PNL juga melakukan kunjungan ke Politeknik Seberang Perai (PSP), Politeknik Balik Pulau (PBU) dan Peninsula College, Malaysia. Ketiga institusi tersebut merupakan bagian dari ekosistem pendidikan vokasi Malaysia yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kurikulum berbasis industri serta kolaborasi internasional.
Hasil pembahasan dengan PSP, PBU dan Peninsula College mengarah pada penguatan kerja sama dalam bentuk program student exchange (pertukaran mahasiswa), pertukaran dosen, serta pengembangan kegiatan akademik kolaboratif, termasuk riset dan inovasi berbasis kebutuhan industri regional dan global.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi institusional dalam mendorong internasionalisasi pendidikan vokasi.
“Penguatan kemitraan internasional ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa dan dosen, khususnya dalam meningkatkan kompetensi, wawasan global, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara antara institusi pendidikan dan dunia industri merupakan elemen kunci dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif dan berkelanjutan.
“Sinergi ini menjadi penting dalam memastikan bahwa lulusan pendidikan vokasi memiliki standar kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri global, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan I Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Ir. Iskandar, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama PNL, Dr (C). Muhammad Arifai, SE., M.Acc., Ak., CPTT., CIFRS, serta Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL, Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT, yang secara aktif terlibat dalam proses penjajakan dan penguatan kemitraan strategis ini.
Melalui inisiatif ini, PNL menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional dan memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan vokasi yang mampu berperan aktif dalam ekosistem global. {}



