• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, Februari 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Dunia

Jubir PBB: Tidak Ada Ruang Aman di Idlib Suriah

6 Februari 2020
Reading Time: 1 min read
A A
Perang di Suriah (Foto: Ist)

Perang di Suriah (Foto: Ist)

MERDEKABICARA.COM | SWISS – PBB menerima laporan terbaru dari Idlib, Suriah, setelah serangan rezim Bashar al-Assad terus berlanjut di provinsi itu.

“Tidak ada ruang aman lagi di Idlib. Bom jatuh di mana saja dan kapan saja. Bahkan mereka yang melarikan diri dari garis depan pun tidak aman,” ungkap Jens Laerke, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Serangan udara dan penembakan terus-menerus terjadi dalam dua bulan terakhir sejak 1 Desember, hingga mengakibatkan lebih dari 520.000 orang terlantar.

“Kami khawatir akan serangan militer tanpa henti di barat laut Suriah, yang juga rumah bagi tiga juta warga sipil. Kami mencatat lebih dari 1.500 kematian warga sipil sejak Desember 2019,” tambah Laerke saat konferensi pers pada Selasa.

Menurut laporan PBB, sebagian besar pengungsi adalah perempuan, anak-anak, dan orang tua, dan menyediakan tempat berlindung semakin sulit dari hari ke hari.

“Tantangan terbesar saat ini adalah memastikan ketersediaan tempat berlindung bagi ribuan pengungsi, baik sekolah, masjid, maupun tenda,” kata dia lagi.

Sementara itu, juru bicara WHO Tarik Jasarevic menyatakan keprihatinannya tentang dampak pengeboman ke fasilitas medis.

“Ada dua serangan terhadap fasilitas medis di barat laut Suriah baru-baru ini yang menewaskan 10 orang dan 30 lainnya luka-luka,” kata pejabat PBB itu.

Provinsi Idlib telah dijadikan benteng pertahanan oleh kelompok oposisi dan anti-rezim sejak perang saudara meletus pada 2011.

Pada September 2018, Turki dan Rusia sepakat menjadikan Idlib sebagai zona de-eskalasi di mana tindakan agresi dilarang keras. {}

 

Sumber: aa

SendShareTweet
Next Post

Temui Kemendesa, Anggota DPRK Bener Meriah Bahas Pengolaan Bumdes dan Desa Wisata

Rekomendasi

Peusijuek dan Lepas Sambut Direksi PT PIM

2 tahun ago
Ilustrasi

Australia Tambah 10 Poin Bagi Lajang yang Ingin Jadi Penduduk Tetap

7 tahun ago

Trending

  • Menurunkan Ego, Menaikkan Visi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saat Air Tak Lagi Mengalir, Ribuan Petani Aceh Utara Terancam Kehilangan Hidup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramadhan: Sekolah Sunyi yang Mendidik Jiwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Achmad Kembali Pimpin PWI Lhokseumawe Secara Aklamasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli Pasca Banjir, PT Paramount Bed Indonesia dan PT Global Sembilan Karya Salurkan Donasi Bed ICU ke Tiga RSUD di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In