• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Google News
Merdeka Bicara
Telegram
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
  • Beranda
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Islam
    • Sport
    • Pariwisata
    • Lingkungan
No Result
View All Result
Merdeka Bicara
No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam
Home Pertanian

Jeritan Petani Cot Girek: Sawah Mengering, Ratusan Hektar Terancam Gagal Panen

9 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
A A

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Harapan petani di beberapa desa di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, untuk memulai musim tanam tahun ini tampaknya mulai memudar. Lebih dari 150 hektar sawah kini mengalami kekeringan akibat tidak adanya pasokan air.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, Rabu (08/07/2026), krisis air melanda persawahan di Desa Alue Drien, Seuneubok Baro, U Baro, dan Ceumpeudak. Sementara informasi yang diterima, kondisi ini juga melanda Desa Matang Teungoh, Pucok Alue, dan Batu 12.

Hamparan sawah yang biasanya menjadi tumpuan penghidupan masyarakat kini tampak gersang, tanpa genangan air yang dibutuhkan untuk proses penanaman padi. Sebagian besar petani bahkan sudah menaburkan bibit-bibit padi mereka, dan rata-rata usia bibit sudah memasuki 30 hari.

Seperti di Desa Alue Drien, Seuneubok Baro, U Baro, dan Ceumpeudak, bibit-bibit padi yang telah dipersiapkan kini justeru terancam gagal tanam. Namun, salah seorang petani, Muslem, sempat memulai proses penanaman, tetapi terpaksa menghentikannya karena sawah terus mengering.

“Padi-padi ini belum lama saya tanam saat kondisi air masih ada ketika itu, namun kini terhenti karena kondisi sawah mengering. Sawah kami di sini tadah hujan, hanya mengandalkan air hujan untuk dapat turun ke sawah,” ujar Muslem, didampingi Geuchik Ceumpeudak, Abdul Jabar, dan Geuchik U Baro, Kahar Muzakar, ST.

Sementara itu menurut Geuchik Desa Seuneubok Baro, Jon Junaidi, tanpa adanya hujan maupun sumber irigasi alternatif, bibit-bibit tersebut terancam tidak dapat dipindahkan ke lahan tanam dan berisiko rusak apabila kondisi kering terus berlangsung.

“Selama ini, para petani hanya mengandalkan air hujan untuk mengairi sawah mereka karena belum tersedianya jaringan irigasi. Jika dalam waktu dekat hujan tidak turun, para petani dikhawatirkan mengalami gagal tanam yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi,” ujar Jon Junaidi.

Para petani berharap pemerintah segera menghadirkan solusi, baik melalui penyediaan sumber air maupun pembangunan infrastruktur yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap air hujan.

“Tentu kita terus berharap adanya solusi nyata dari Pemerintah. Apalagi sekarang ini Pemerintah terus berupaya meningkatkan swasembada pangan maupun swasembada beras. Namun jika kondisi sawah kami seperti ini bagaimana untuk mencapai program tersebut,” demikian imbuh Jon Junaidi.

Di tengah hamparan sawah yang mulai mengering, para petani kini hanya bisa berharap langit kembali menurunkan hujan. Sebab, bagi mereka, setiap tetes air bukan hanya menghidupkan tanaman padi, tetapi juga menjadi penentu keberlangsungan mata pencaharian dan harapan keluarga mereka. {}

Tags: Aceh UtaraKecamatan Cot GirekKekeringanPetani Sawah
SendShareTweet
Next Post

Tingkatkan Mobilitas, Pemkab Aceh Utara Salurkan 852 Motor Operasional Imum Gampong

Rekomendasi

Eks Danjen Kopassus Tutup Program TNI Masuk Desa di Gayo Lues

4 tahun ago

Pemko Lhokseumawe Inisiasikan Pengolahan Sampah di TPA Menjadi Bahan Bakar

2 tahun ago

Trending

  • Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prodi Akuntansi Sektor Publik PNL Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Teguhkan Komitmen Mutu Pendidikan Vokasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Bendera Aceh, Azhari Cage: Sampai Kapan Cooling Down?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.
SUBSCRIBE

Rubrik

Network

  • Acehlive
  • Geovice.net
  • Geovice.id

About Us

Informasi publik harus bebas dan independen. Kami menghadirkan informasi tersebut ke dalam genggaman Anda.

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sosmas
  • Nasional
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Islam

© 2024 merdekabicara.com - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In