Categories: Nasional

Jelang Gas Arun Habis BPMA Lakukan Seismik di Blok B

DR Sayut: Walikota Saat Ini Pengacara, Akan Saya Perjuangkan Hak Masyarakat Saya

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE – Jelang habisnya kontrak Gas PT Arun yang diperkirakan akan berakhir sekitar 3 tahun lagi, pihak Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melalui anak perusahaannya PT Pema Global Energi melakukan seismik di area Blok B yang meliputi Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Dukungan Bisnis BPMA Muhammad Makmum dalam acara sosialisasi kegiatan seismik Blok B di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe, Jum’at, (29/05/2025).

Dalam kegiatan tersebut, dihadapan Walikota, Forkopimda dan SKPD Kota Lhokseumawe, Makmum menyampaikan bahwa Blok B sendiri memiliki bentangan area mencapai 120 KM yang meliputi wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menindaklanjuti program Presiden melalui Menteri ESDM, dimana Presiden menargetkan pada tahun 2028 kita harus mampu memenuhi kebutuhan energi domestik yang mencapai 850.000 barel per day. Sementara produksi kita saat ini baru diangka 630.000 barel per day.

“Jika dahulu dalam melakukan seismik kita menggunakan sistem pengeboman dinamit, namun kini kita sudah menggunakan sistem vibroseis, yaitu menggunakan mobil yang mengangkut alat getar untuk mengetahui keberadaan mineral yang kita rargetkan,” ujar Makmum.

Pun demikian, lanjut Makmum, dalam proses pengerjaan seismik tersebut kemungkinan akan ada dampak kerusakan yang ditimbulkan baik pada jalan maupun perumahan masyarakat dan lainnya.

Terkait dampak kerusakan tersebut, BPMA menjamin akan ada pihak mereka yang nanti akan mendata, memverifikasi guna untuk memberi kompensasi kepada pihak-pihak yang terdampak kerusakan akibat seismik tersebut.

“Jika ada ditemukan kerusakan akibat kegiatan seismik ini nanti, saya pastikan kami akan memberikan kompensasi kepada pihak yang terdampak,” tegas Makmum.

Sementara itu, Walikota Lhokseumawe, DR Abubakar dalam kesempatan itu menyatakan suport dan dukungan penuhnya atas kegiatan tersebut.

Namun Sayuti berharap untuk kali ini masyarakat kota Lhokseumawe tidak lagi menjadi penonton yang sama sekali tidak mendapat manfaat apa-apa dari hasil migas tersebut nanti.

“Dimasa lalu, Arun adalah perusahaan gas terbesar di Asia dan nomor dua terbesar didunia, namun sayang, masyarakat kami tindak mendapat apa-apa dari hasil migas tersebut, untuk kali ini saya tegaskan, bahwa walikota saat ini adalah pengacara, jadi saya akan perjuangkan hak-hak masyarakat saya nanti,” ujar DR Sayuti yang merupakan mantan pengacara Irwandi Yusuf tersebut.{A Robby}

Recent Posts

Kapolri Ungkap Lab Sabu Terbesar di Pidie, Amankan 1,2 Ton Barang Bukti

MERDEKABICARA.COM | PIDIE ‎- Komitmen Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan berbagai…

19 jam ago

Industrial Gathering 2026 PNL Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Dorong Keselarasan Kompetensi Lulusan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat…

2 hari ago

Rayakan Hari Santri 2026, Bupati Aceh Utara Komandoi Upacara Sarungan hingga Khitanan Massal

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun…

2 hari ago

Ciptakan Kalung Pintar JAGA, Mahasiswa PNL Raih Juara II Kompetisi Internasional di USK

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menunjukkan kapasitas inovasi dan daya saingnya…

2 hari ago

Mukhlis Takabeya di Mata Bung Hatta PNL

MERDEKABICARA.COM - Ada orang yang menjadi besar karena jabatan. Ada pula yang memperoleh jabatan setelah…

3 hari ago

Semnas ke-10 PNL: Mengawal Arah Riset Nasional dari Publikasi Menuju Hilirisasi

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset, inovasi,…

3 hari ago