Categories: Peristiwa

Baru Siap Dikerjakan Lalu Rusak, LIMA Minta APH Usut Jalan Cot Kupula Kandang Lhokseumawe

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE – Proyek pembangunan jalan Tgk Cot Kupula Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe yang bersumber darI anggaran APBK tahun 2021 diduga dikerjakan asal jadi. Proyek jalan yang dikerjakan oleh CV Bumi Makmur terlihat berkualitas rendah dan tidak sesuai dengan speknya. 

Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (LIMA) Kota Lhokseumawe meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan terhadapan pembangunan jalan tersebut.

“Kita mendapatkan laporan masyarakat bahwa proyek Dinas PUPR Kota Lhokseumawe di Cot Kupula tidak sesuai bestek, sehingga kita turunkan tim investigasi” kata Ketua LIMA Lhokseumawe, Rizal Saputra, SH, Senin (17/1/22).

Hasil investigasi tim di lapangan akhir pekan lalu, kata Rizal, terlihat secara kasat mata mutu rendah pada pekerjaan pengaspalan pada proyek tersebut. Permukaan yang tidak rata, berpori hingga retakan sangat dominan terlihat pada badan jalan tersebut.

Tingkat kepadatan aspal juga diragukan, hal ini terlihat hanya dengan pijakan tapak hewan ternak sehingga membuat aspal baru tersebut berlubang. Belum lagi bagian pinggir jalan yang tidak terekat dengan baik dan bisa lekang dikelupas hanya dengan tangan kosong.

Selain itu, di sisi kanan badan jalan muncul retakan panjang persis pada sisi talud yang dibangun. Retakan ini berpotensi menyebabkan talud tersebut ambrol. Belum diketahui secara pasti penyebab retakan apakah disebabkan oleh penurunan tanah timbun. Namun sekedar catatan, pada saat dilakukan pekerjaan pengaman tebing (talud) ini pernah ambruk.

“Kami menduga bahwa proses pembangunan jalan tersebut kurang maksimal. Pasalnya, belum beberapa minggu siap dikerjakan, jalan tersebut sudah rusak terkelupas aspalnya. Tentu saja, diduga kualitas jalan tersebut tidak begitu baik dan terkesan dibuat asal-asalan” ujar Rizal.

Rizal juga memastikan akan melaporkan proyek tersebut untuk menguji apakah pekerjaan sudah dilakukan sesuai bestek atau malah terdapat kerugian negara didalamnya.

“Kita sedang siapkan bahan untuk kita laporkan secara resmi. Apakah ke unit Tipikor Reskrim Polres Lhokseumawe atau ke Kejari, dalam beberapa hari ini kita laporkan” tandasnya.

Dikutip dari laman LPSE Kota Lhokseumawe, proyek jalan Cot Kupula Kandang dikerjakan menggunakan APBK tahun anggaran 2021. Tender proyek senilai Rp1,797 milyar tersebut dimenangkan oleh CV Bumi Makmur yang beralamat di Banda Aceh.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Safaruddin melalui Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Furqan membenarkan kondisi jalan tersebut di beberapa bagian bermutu rendah.

“Iya. Sudah kami panggil rekanannya untuk perbaiki di beberapa titik. Jalan tersebut masih dalam masa perawatan” kata Furqan.

Furqan menyebutkan, proyek tersebut memiliki beberapa item pekerjaan seperti pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 800 meter, pekerjaan pembangunan pengaman tebing dan  galian. 

Furqan menyebut jalan yang dikerjakan jelang akhir tahun dengan durasi kontrak 120 hari kalender tersebut sudah dilakukan PHO (provisional hand over).

“Masa perawatan jalan itu 1 tahun dan belum dilakukan finaly hand over. Jadi masih kita minta kepada rekanan untuk diperbaiki. Dan mereka menyanggupi” kata Furqan. {}

Recent Posts

Kontrak PPPK Lhokseumawe Akan Diperpanjang Setelah Evaluasi 3 Bulan

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan untuk memperpanjang masa kerja Pegawai Pemerintah dengan…

2 hari ago

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA - Ada bantuan yang selesai ketika diserahkan, tetapi ada pula kepedulian…

3 hari ago

Wujud Kepedulian, RPP Angkatan 56 Polda Aceh-Polres Pidie Gelar Baksos di Dayah Tgk Chik di Anjong

MERDEKABICARA.COM | PIDIE - ‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan Islam, Angkatan 56…

3 hari ago

8 Bulan Pascabencana, Sawah Aceh Utara Belum Pulih, DPRK Desak Pemerintah Aceh Bergerak Cepat

  MerdekaBicara.com | Banda Aceh – Delapan bulan lebih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada…

3 hari ago

Jalan Penghubung Dua Desa Rusak, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara Turun Tangan

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Akses jalan penghubung antar Desa Serba Jaman Tunong dan Desa Alue…

3 hari ago

Lepas 206 Mahasiswa Jurusan Bisnis Magang, Direktur PNL: Adaptasi dan Disiplin Jadi Kunci Dunia Kerja

MERDEKABICARA.COM | LHOKSEUMAWE - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) membekali sekaligus melepas 206 mahasiswa Jurusan Bisnis…

3 hari ago