Categories: Pendidikan

KPK Tagih Penyusunan dan Penerapan Peraturan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Aceh

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH – Komite Pemberatasan Korupsi (KPK) menagih penyusunan & penerapan peraturan implementasi pendidikan antikorupsi dalam kegiatan Monitoring & Evaluasi Peraturan Implementasi Pendidikan Antikorupsi seluruh Jejaring Pendidikan Aceh. Acara diadakan di Auditorium Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, 25 Maret 2021.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Alhudri, Kepala Kanwil Kementerian Agama wilayah Aceh Iqbal Muhammad, Kepala BPSDM Syaridin, Asisten 1 Sekretaris Daerah Jafar, pemangku kepentingan jejaring pendidikan seluruh kabupaten & kota wilayah Provinsi Aceh.

Aida menuturkan bahwa implementasi pendidikan antikorupsi tidak harus sebagai mata pelajaran khusus, namun dapat juga dimasukkan dalam mata pelajaran yang sudah ada, seperti PPKN, Agama, maupun muatan Lokal.

KPK mencatat dari 16 kabupaten & kota di wilayah Aceh, baru tersusun 8 Peraturan Kepala Daerah termasuk 1 Peraturan Gubernur tentang implementasi pendidikan antikorupsi.

Dalam pelaksanaannya KPK menerapkan strategi pemberantasan korupsi komprehensif, yaitu mengintegrasikan antar-fungsi penindakan, pencegahan & pendidikan. Strategi penindakan merupakan langkah represif dalam rangka penegakan hukum bermanfaat memberikan efek jera bagi pelaku.

KPK memandang keberhasilan pemberantasan korupsi membutuhkan peran serta semua elemen masyarakat. Dengan kata lain, tujuan untuk mengurangi korupsi akan lebih sulit dicapai apabila strategi pemberantasan korupsi hanya dilakukan secara parsial. {}

Recent Posts

Petani Serbajaman Baroh Rampung Bersihkan 250 Meter Saluran Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, pentingnya peran saluran…

14 jam ago

Di Hadapan Masyarakat Tanah Luas, Pak Tam Keluhkan Masalah Honor Konten Bupati Aceh Utara

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Klarifikasi kegaduhan yang bermula dari sebuah video TikTok akhirnya berujung di…

21 jam ago

Mengaku Salah, Fakhrurrazi “Pak Tam” Minta Maaf Soal Hoaks Excavator di Tanah Luas

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Fakhrurrazi atau yang akrab disapa “Pak Tam” akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka…

2 hari ago

Warga Desa Tanjong Mesjid Kompak Lakukan Normalisasi Irigasi

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Dalam upaya mendukung Kelancaran kelancaran aliran air ke lahan pertanian, masyarakat…

2 hari ago

Lepas Kloter BTJ-11, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Doakan Keselamatan Jemaah

MERDEKABICARA.COM | BANDA ACEH -Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., melepas Jamaah Calon Haji Provinsi…

2 hari ago

Geliat Petani Desa Ceubrek Tanah Luas Hidupkan Kembali Lahan Sawah Terbengkalai

MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA -Harapan petani di Desa Cibrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara…

3 hari ago