MERDEKABICARA.COM | BENER MERIAH – Setelah adanya pemberitahuan melalui surat dari Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19, sebanyak 20 warga dari Kecamatan Permata menghadiri guna pengambilan Swab bersama di RSUD Muyang Kute, Bener Meriah, Aceh, Rabu (20/05/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Riswandika Putra mengatakan, bahwa hasil pengambilan swab ini nantinya akan kita kirim ke RSUZA Banda Aceh, untuk memastikan hasil nanti dan kita harus menunggu.
Mengenai pasien covid-19 kasus kedua, AR (13 tahun), Klaster Temboro, Magetan, akan kembali ditest untuk ketiga kalinya. Termasuk 1 pasien yang baru pulang dari Bangladesh berinisial BD (54 tahun) yang hari ini dipindahkan dari BLK ke RSUD Muyang Kute.
Lebih lanjut, Wakil Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Wahidi juga menyampaikan bahwa warga yang diambil swab hari ini dari Kecamatan Permata 20 orang, dan seorang pasien covid-19 yaitu AR (13) dan seorang dari Kecamatan Bukit.
Warga yang diambil swab dengan kesadaran sendiri hadir ke RSUD Muyang Kute. Namun, ada 3 orang yang belum hadir. Warga yang dites tersebut di antaranya SH (70 Tahun), LT (8), JR (37), HZ, AA (24), IA (40), FA (20), IM (45), AE (19), UK (22), MM (19), AH (32), JI (35), NS (4), NG (21), AS (15), IN (15), NA (41), SM (44), dan FI (13 tahun).
Sementara itu, update Laporan Harian Covid-19 Bener Meriah pada 20 Mei 2020 hingga pukul 12.00 Wib, untuk jumlah ODP 1 orang dan PDP telah sembuh. Hanya tersisa satu pasien positif covid-19 yang sedang dirawat, terang Wahidi. {}
Why regulators, consumers and smaller companies are demanding change now 1. The Current Landscape In…
MERDEKABICARA.COM | Ramadhan selalu datang tanpa gegap gempita, tetapi ia mampu menggetarkan jiwa-jiwa yang peka.…
Dlaczego gracze wybierają Marvel Casino w Polsce Marvel Casino to platforma kasynowa funkcjonująca online, która…
Przegląd oferty promocyjnej: co już na start oferuje kasyno Inny punkt widzenia obejmuje analizę aspektyw…
Coronavirus disease 2019 COVID-19 is a contagious disease caused by the coronavirus SARS-CoV-2. In January…