MERDEKABICARA.COM | ACEH UTARA – Kepercayaan adalah mahkota yang lahir dari rekam jejak, dedikasi, dan konsistensi dalam mengabdi. Atas dasar itulah, Ir. Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., IPU., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng., CPSp., CCMS. kembali memperoleh amanah memimpin Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kabupaten Aceh Utara untuk masa bakti 2026–2029.

Keputusan tersebut ditetapkan secara musyawarah mufakat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PII Aceh Utara yang berlangsung di Kantor Bupati Aceh Utara, Lhoksukon, Rabu (8/7/2026). Terpilihnya kembali Mirza Gunawan menjadi penanda berlanjutnya kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat eksistensi profesi insinyur dalam mendukung pembangunan daerah.
Pelaksanaan Muscab merupakan tindak lanjut dari Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PII Aceh Utara yang diselenggarakan pada 5 Juni 2026. Dalam rapat tersebut disepakati pelaksanaan Muscab sebagai bagian dari mekanisme organisasi menyusul berakhirnya masa kepengurusan periode 2023–2026 pada 6 Juli 2026.
Muscab dibuka oleh Ir. Alfi Syahendra, S.T., M.T. dan dipandu panitia yang diketuai Ir. Muhammad, S.T., M.T., IPM. Kegiatan diawali dengan sambutan Pengurus Wilayah PII Aceh yang disampaikan Dr. Ir. Khairul Iqbal, S.T., M.T., IPM., kemudian dilanjutkan sambutan Ketua PC PII Aceh Utara periode 2023–2026.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi, forum membentuk Tim Formatur yang memimpin Sidang Pleno I, II, dan III. Tim tersebut diketuai Dr. Ir. Abdul Jalil, S.T., M.T., didampingi sekretaris Ir. Lilis Indriansyah, M.P., serta anggota Ir. Mahfuz, S.T., M.T.
Melalui rangkaian sidang pleno yang berlangsung demokratis, penuh kekeluargaan, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah, peserta Muscab secara bulat kembali menetapkan Ir. Mirza Gunawan sebagai Ketua PC PII Aceh Utara periode 2026–2029. Keputusan tersebut disambut hangat oleh seluruh peserta sebagai bentuk kepercayaan terhadap kesinambungan kepemimpinan organisasi.
Dalam sambutannya, Mirza Gunawan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas amanah yang kembali dipercayakan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Amanah ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus membangun organisasi yang semakin kuat, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya mengharapkan dukungan Pengurus Wilayah PII Aceh serta seluruh anggota PC PII Aceh Utara agar kita semakin solid dalam menggerakkan organisasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepengurusan periode 2026–2029 akan diarahkan pada penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kompetensi dan profesionalisme insinyur, serta perluasan sinergi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan memerlukan kehadiran para insinyur yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, etika profesi, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, PII Aceh Utara akan terus berupaya menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi kemajuan daerah.
Muscab PII Aceh Utara 2026 diharapkan menjadi titik tolak lahirnya energi baru bagi organisasi. Di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang, para insinyur diharapkan tidak sekadar menjadi perancang infrastruktur, tetapi juga menjadi perancang masa depan, menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kemaslahatan, teknologi dengan kemanusiaan, serta inovasi dengan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat tersebut, PII Aceh Utara diharapkan semakin kokoh mengawal pembangunan Aceh Utara yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. {}



